Connect with us

Nusantara

Jadi Kurir Narkoba, Pria Pengangguran Diringkus Polisi

Avatar

Diterbitkan

pada

Tersangka IK setelah diamankan polisi.

FAKTUAL-INDONESIA: Seorang pria pengangguran warga Dusun Bringin Kecamatan Taman, Sidoarjo diringkus polisi karena menjadi kurir narkoba. Tersangka berinisial IK (38) mengaku menjadi kurir narkoba jaringan ER yang merupakan salah satu napi di salah satu lembaga pemasyarakatan.

Menurut Kasat Reskoba Polrestabes Surabaya, AKBP Daniel Marunduri, penangkapan tersangka ini bermula dari informasi masyarakat yang curiga dengan aktivitasnya. “Tersangka mengaku sudah lima kali menerima titipan berupa sabu-sabu dan pil dobel L tersebut untuk diserahkan kepada pembeli,” ujarnya, Minggu (27/2/2022).

Tersangka yang selanjutnya diawasi ketat itu, ketahuan sedang mengantre pizza di Kawasan Kedungdoro, Surabaya, pada awal Februari lalu. Selanjutnya, tersangka ketahuan mengambil sebuah paket yang diduga berisi narkoba yang diranjau, di sekitar lokasi.

Setelah penangkapan, polisi menggeledah rumah tersangka dan menemukan barang bukti 87,62 gram sabu-sabu dari 12 bungkus klip plastik. Polisi juga mengamankan 11 butir pil dobel L warna putih, timbangan elektrik, dua alat isap narkoba, alat pres, kartu ATM, dan dua ponsel milik pelaku.

Kepada polisi, tersangka mengaku sudah lima kali menerima titipan berupa sabu-sabu dan pil dobel L tersebut untuk diserahkan kepada pembeli. Pelaku yang menjadi kaki tangan ER sejak 2021 itu mengaku mendapat imbalan Rp1 juta untuk setiap pengambilan.

Advertisement

Uang hasil bisnis haram itu, menurut pengakuan tersangka, digunakan untuk keperluan hidup sehari-hari. “Untuk kebutuhan hidup, karena saya tidak bekerja,” ujarnya.

Oleh polisi, tersangka akan dijerat dengan Pasal 114 Ayat 2 subsider Pasal 112 Ayat 2 UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.***

Lanjutkan Membaca
Advertisement