Connect with us

Nusantara

Carok Paman Dan Keponakan Di Lumajang, 1 Tewas

Avatar

Diterbitkan

pada

Korban tewas dengan luka sabetan senjata tajam di bagian leher. (Foto: Istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA: Duel carok menggunakan senjata tajam jenis clurit antara keponakan dan pamannya terjadi di Dusun Sekarmulyo Desa Tunjung Kecamatan Gucialit Kabupaten Lumajang. Sang paman Matrum (45) tewas dengan luka sabetan di bagian leher dalam insiden yang diduga dipicu oleh persoalan harta warisan tersebut.

Menurut Kapolsek Gucialit, Iptu Joko Triono, tersangka berinisial S (35) diduga membacok pamannya karena kesal pembagian harta warisan keluarga yang dianggapnya tak adil. “Korban meninggal dunia ditempat kejadian perkara di bawah pohon pisang,” ujarnya, Senin (28/3/2022).

Kronologis kejadian bermula korban yang sedang merawat pohon-pohon sengon tiba-tiba didatangi oleh pelaku yang masih keponakannya sendiri tersebut, sekitar pukul 08.30 WIB. Pelaku datang untuk mengklarifikasi kabar tentang ibunya yang mencari pakan ternak, di lahan tersebut harus meminta izin terlebih dahulu kepada korban.

Pelaku kesal, karena merasa lahan yang sedang digarap korban itu masih milik keluarganya. Keduanya pun terlibat adu mulut. sandi yang emosi, langsung kembali pulang untuk mengambil celurit.

Keduanya yang sama-sama memegang senjata tajam itu akhirnya terlibat duel. Dalam satu kesempatan, pelaku berhasil menyabetkan cluritnya kebagian leher korban. Korban roboh bersimbah darah dengan luka menganga di bagian leher.

Advertisement

Sedangkan pelaku juga terluka di bagian jari dan telinga. Usai menghabisi korban, pelaku langsung mendatangi balai desa setempat untuk melapor sekaligus menyerahkan diri.

Kabar itu langsung membuat geger warga kampung. Perangkat desa melaporkan kejadian itu ke polisi. Jazad korban dievakuasi ke RSUD dr hHaryoto, sedangkan pelaku langsung diamankan polisi.***

Lanjutkan Membaca