Nasional
Ratusan Pendaki Siap Rayakan HUT ke-81 RI di Puncak Gunung Kerinci

Gunung Kerinci jadi salah satu tujuan pendakian saat ulang tahun kemerdekaan RI. (Foto : istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA : Ratusan pendaki dari berbagai daerah mulai memadati jalur pendakian Gunung Kerinci, Jambi, untuk merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026 yang jatuh pada Hari Senin.
Berdasarkan data sementara Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (BBTNKS) hingga Sabtu (15/8) pagi, sebanyak 118 pendaki telah tercatat melakukan pendakian melalui pintu registrasi R.10 Kersik Tuo, Kabupaten Kerinci.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BBTNKS Delfi Andra mengatakan jumlah tersebut masih berpotensi meningkat hingga Minggu (16/8), atau sehari sebelum peringatan HUT Kemerdekaan RI.
“Info dari petugas di pintu registrasi R.10 Kersik Tuo, jumlah pendaki per pagi ini yang sudah naik ke Gunung Kerinci berjumlah 118 orang,” kata Delfi di Kerinci, Sabtu.
Jumlah Pendaki Diperkirakan Bertambah
Delfi menjelaskan, pada hari normal pengelola biasanya membatasi jumlah pendaki yang dapat melakukan perjalanan melalui jalur Kersik Tuo di Jambi sebanyak 87 orang per hari. Sementara itu, jalur pendakian dari Solok Selatan, Sumatera Barat, memiliki kuota 50 orang per hari.
Namun, khusus momentum peringatan HUT ke-81 RI, BBTNKS tidak menerapkan pembatasan jumlah pendaki secara ketat. Pengelola tetap mengizinkan pendakian selama kapasitas tempat singgah atau shelter masih mencukupi untuk menampung pendaki yang hendak mendirikan tenda.
Jika kapasitas shelter telah penuh, petugas akan menghentikan sementara pendakian dari bawah. Pendaki kemudian diarahkan untuk beristirahat atau melanjutkan perjalanan pada hari berikutnya.
Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga keamanan sekaligus mencegah penumpukan pendaki di jalur maupun lokasi perkemahan.
Pendaki Diminta Jaga Keselamatan dan Kebersihan
BBTNKS mengingatkan seluruh pendaki agar mematuhi ketentuan yang disampaikan petugas saat proses registrasi. Salah satu aturan yang ditekankan adalah larangan meninggalkan sampah selama berada di kawasan taman nasional.
Delfi mengatakan lonjakan jumlah pendaki pada momentum 17 Agustus perlu mendapat perhatian karena tidak seluruh pengunjung merupakan pendaki berpengalaman. Sebagian datang karena ingin mengikuti tradisi perayaan Hari Kemerdekaan di puncak gunung.
“Yang melakukan pendakian tidak semuanya hobi mendaki, karena ada momen peringatan HUT Kemerdekaan jadi agak membludak pendakinya,” ujarnya.
Petugas, lanjut dia, akan melakukan pemantauan terhadap kapasitas shelter, terutama shelter tiga. Apabila lokasi tersebut sudah penuh, arus pendakian akan dihentikan sementara dari pos registrasi.
BBTNKS juga mengimbau para pendaki untuk mengutamakan keselamatan selama perjalanan serta ikut menjaga kelestarian ekosistem di kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat.
Dengan meningkatnya jumlah pendaki menjelang 17 Agustus, pengelola mengingatkan masyarakat agar tidak memaksakan diri apabila kondisi jalur atau kapasitas tempat singgah sudah tidak memungkinkan.***