Nasional
Kemenag Perkirakan 100 Ribu Jemaah Hadiri Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas

Kemenag akan gelar zikir bersama pada 1 Agustus 2026. (Foto : istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA : Kementerian Agama (Kemenag) bakal menggelar zikir bersama pada Sabtu (1/8/2026) di Lapangan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada Sabtu (1/8).
Kemenag memperkirakan sekitar 100 ribu masyarakat akan menghadiri kegiatan Zikir dan Doa Kebangsaan tersebut. Acara bertema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” tersebut menjadi salah satu rangkaian peringatan Bulan Kemerdekaan Republik Indonesia.
Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, Abu Rokhmad, mengatakan kegiatan ini merupakan ikhtiar bersama untuk mengawali bulan kemerdekaan dengan memperbanyak doa dan zikir demi kebaikan bangsa.
“Doa adalah kekuatan moral bangsa. Ketika masyarakat berkumpul dalam satu majelis untuk berzikir dan bershalawat, kita sedang memperkuat persaudaraan sekaligus memohon agar Indonesia senantiasa diberi kedamaian, keadilan, dan kemakmuran,” ujar Abu Rokhmad.
Menurutnya, tingginya antusiasme masyarakat terlihat dari jumlah peserta yang diperkirakan mencapai 100 ribu orang. Para peserta berasal dari berbagai kalangan, mulai dari penyuluh agama, penghulu, pengurus masjid, majelis taklim, organisasi kemasyarakatan Islam, komunitas pencinta selawat, hingga masyarakat umum.
Abu Rokhmad mengajak masyarakat untuk hadir bersama keluarga maupun komunitas masing-masing sebagai bentuk doa bersama bagi masa depan Indonesia.
“Kami berharap masyarakat datang bersama keluarga, sahabat, dan komunitasnya. Dari Monas kita panjatkan doa terbaik untuk Indonesia agar tetap berdaulat, adil, dan makmur. Semoga ikhtiar ini menjadi energi positif bagi bangsa dalam mengisi kemerdekaan,” katanya.
Selain menjadi ajang doa bersama, acara juga akan diisi dengan berbagai kegiatan religius. Rangkaian acara meliputi penampilan paduan suara, khataman Al-Qur’an, salat Magrib berjemaah, pertunjukan hadrah, Selawat Kebangsaan bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf, serta pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh qari Muhammad Zian Fahrezi.
Kementerian Agama memastikan seluruh persiapan terus dimatangkan melalui koordinasi dengan berbagai satuan kerja dan instansi terkait agar kegiatan berjalan lancar. Panitia juga menyiapkan berbagai fasilitas pendukung, mulai dari sistem pengamanan, layanan kesehatan, hingga dukungan komunikasi publik untuk memberikan kenyamanan bagi para peserta.
Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap semangat persatuan dan kebersamaan masyarakat semakin menguat menjelang peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia. Zikir dan Doa Kebangsaan diharapkan menjadi momentum untuk memanjatkan harapan agar Indonesia terus diberi kedamaian, kesejahteraan, serta kemajuan di berbagai bidang.***