Connect with us

Nasional

Hujan Terus Menerus di Kuningan Jawa Barat Picu Tanah Longsor

Avatar

Diterbitkan

pada

Ilustrasi tanah longsor di Kuningan, Jawa Barat. (ist)

FAKTUAL-INDONESIA : Hujan dengan intensitas ringan yang terus-menerus sejak Jumat (20/1/2023) di beberapa tempat di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat memicu tanah longsor.

Masyarakat di sekitar diminta untuk waspada dan berhati-hati.

Pusdalops BPBD Kabupaten Kuningan menyebutkan hujan deras yang terjadi pada Sabtu (21/1/2023), mulai pukul 15.00 WIB hingga 18.30 WIB menyebabkan terjadinya bencana tanah longsor di Dusun Pahing, Desa Kertawirama, Kecamatan Nusaherang.

Longsor sekitar pukul 16.00 WIB tersebut terjadi pada pondasi rumah milik Soleh dan material longsoran menimpa rumah Juhadi. Selain itu, rumah milik Deden, 50, juga berpotensi mengalami longsor.

Kemudian, longsor juga terjadi di Desa Cimenga, Kecamatan Darma dan Desa Bagawat, Kecamatan Selajambe. Di Desa Cimenga, longsor terjadi pada TPT bahu jalan Kabupaten yaitu antara Cipasung-Subang dan masih berpotensi mengalami longsor susulan.

Advertisement

Sedangkan pada Jumat, 20 (20/1/2023), tanah longsor terjadi di sejumlah tempat di Kabupaten Kuningan. Di antaranya di tiga dusun di Desa Tundagan, di Desa Puhun, dan Desa Hantara, Kecamatan Hantara.

Tanah longsor juga terjadi di Desa Pakapasan Girang, masih di Kecamatan Hantara. 1 rumah ambruk, dua rumah rusak dan belasan rumah lainnya terancam terseret longsoran tanah. Longsor juga mengancam sejumlah fasilitas umum yang terdiri dari TPT yang rusak, saluran air tertimbun longsor dan akses jalan yang terganggu.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kuningan, Indra Bayu Permana, menjelaskan pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pemerintah desa setempat untuk membantu warga yang terdampak longsor. Bersama-sama mereka juga telah membersihkan lokasi dari material longsoran.

“Untuk yang rumahnya rusak, sementara kita evakuasi ke rumah saudaranya yang aman. Khawatir terjadi longsor susulan,” tutur Indra, Minggu (22/1/2023).

Indra mengimbau kepada masyarakat yang tinggal di sekitar tebing untuk meningkatkan kewaspadaan saat terjadi hujan dalam waktu yang lama.***

Advertisement

Lanjutkan Membaca