Nasional
Gunung Sinabung Naik Status Siaga, Warga Dua Desa Dievakuasi
Gunung Sinabung kembali erupsi. (Foto : istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA : Pemerintah Kabupaten Karo, Sumatera Utara, mulai mengevakuasi warga dari dua desa setelah status Gunung Sinabung dinaikkan dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga) pada Senin (31/8/2026).
Dua wilayah yang menjadi sasaran evakuasi adalah Desa Kuta Tengah, Kecamatan Simpang Empat, dan Desa Payung, Kecamatan Payung. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Sinabung sekaligus perluasan zona bahaya berdasarkan rekomendasi Badan Geologi.
Sekretaris Daerah Kabupaten Karo Gelora Kurnia Putra Ginting mengatakan keputusan evakuasi dibahas dalam rapat kesiapsiagaan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karo di Kabanjahe.
“Untuk Desa Kuta Tengah, warga akan diarahkan ke lokasi pengungsian di Desa Sukatepu, Losd dan KDMP. Sedangkan masyarakat Desa Payung akan ditampung di Losd Desa Batukarang,” kata Gelora di Kabanjahe, Selasa (1/9/2026).
Pemkab Karo bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri dan sejumlah unsur terkait telah menyiapkan lokasi penampungan serta pos terpadu untuk mendukung proses evakuasi.
Pos terpadu ditempatkan di Kantor Koramil Simpang Empat. Selain itu, pos tambahan disiapkan di Simpang Tigakicat untuk mendukung penanganan warga Desa Kuta Tengah serta di Kantor Camat Payung bagi masyarakat Desa Payung.
Pemerintah daerah bersama unsur terkait juga terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan aktivitas Gunung Sinabung. Koordinasi dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan peningkatan aktivitas vulkanik yang dapat membahayakan masyarakat.
Pemkab Karo meminta warga yang berada di zona bahaya tetap tenang dan tidak panik. Masyarakat juga diminta mengikuti seluruh arahan petugas di lapangan.
Warga di wilayah yang berpotensi terdampak diminta mempersiapkan diri apabila sewaktu-waktu harus meninggalkan rumah untuk menghindari risiko akibat aktivitas Gunung Sinabung.
Gunung Sinabung hingga Selasa dini hari masih terlihat mengeluarkan semburan abu vulkanik. Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah dan petugas dalam menentukan langkah penanganan serta keselamatan masyarakat di sekitar kawasan gunung api.***