Nasional

Gunung Dukono Kembali Erupsi pada 21 Juli 2025, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.200 Meter

Published

on

Gunung Dukono Kembali Erupsi pada 21 Juli 2025, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.200 Meter

Gunung Dukono kembali alami erupsi pada 21 Juli 2025. (Foto : istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA : Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara (Malut) dilaporkan kembali alami erupsi pada Senin (21/7/2025).

Petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Gunung Dukono, Bambang Sugiono dalam keterangannya seperti dikutip Antara, Senin (21/7/2025), melaporkan bahwa Gunung Dukono kembali erupsi dengan menyemburkan abu vulkanik setinggi 1.200 meter di atas puncak gunung.

Baca Juga : Kembali Erupsi, Gunung Dukono Halmahera Utara Malut Semburkan Abu Setinggi 1 Km Lebih

Gunung Dukono erupsi dengan menyemburkan kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah Timur.

Dia menjelaskan erupsi gunung api setinggi 1.087 meter di atas permukaan laut itu terekam di seismogram dengan amplitudo maximum 26 mm dan durasi 78.71 detik dari Pos PGA Dukono di Desa Mamuya, Kecamatan Galela.

“Saat ini kondisi Gunung Dukono berada pada status Level II atau Waspada,” ujarnya.

Advertisement

Oleh karena itu, lanjut dia, masyarakat di sekitar Gunung Dukono dan pengunjung maupun wisatawan diimbau agar tidak beraktivitas mendaki, dan tidak mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 4 kilometer.

“Mengingat letusan dengan abu vulkanik secara periodik terjadi dan sebaran abu mengikuti arah dan kecepatan angin, sehingga area landaan abunya tidak tetap,” lanjutnya lagi.

Baca Juga : Gunung Semeru Kembali Erupsi, Lontarkan Kolom Abu Hingga 700 Meter

Dia meminta masyarakat di sekitar Gunung Dukono untuk selalu menyediakan masker atau penutup hidung dan mulut untuk digunakan pada saat dibutuhkan guna menghindari ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan.

Sehari sebelumnya, Petugas PGA Dukono juga melaporkan Gunung Dukono kembali erupsi pada Sabtu (19/7) sekitar pukul 12:50 WIT dengan menyemburkan abu vulkanik setinggi 1.000 meter di atas puncak gunung.

Erupsi dengan ketinggian kolom abu teramati setinggi 1.000 meter di atas puncak.***

Advertisement

Exit mobile version