Connect with us

Kesra

Tegas! Kaum Disabilitas Memiliki Hak yang Sama di Kota Semarang

Avatar

Diterbitkan

pada

Hendrar Prihadi dorong kursi roda seorang disabilitas. (Foto: Humas Pemkot Semarang)

FAKTUAL-INDONESIA: Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi (Hendi) menegaskan, peran kaum disabilitas dalam pembangunan suatu daerah tidak bisa disepelekan.

Di bahkan meyakinkan, kaum disabilitas di Kota yang dipimpinnya memiliki hak yang sama dengan warga lainnya. Hal itu dikemukakan Hendi saat menghadiri peringatan Hari Disabilitas Internasional tingkat Kota Semarang.

“Jangan sekadar seremonial saja. Hari ini kita bersepakat, semua warga yang ber-KTP Kota Semarang memiliki hak yang sama atas pembangunan di ibu kota Provinsi Jateng. Jadi acara ini harus kita jadikan momentum, agar semua aspek kegiatan pembangunan bisa dilaksanakan oleh semuanya,” tutur Hendi, Minggu (5/12/2021).

Ia mencontohkan, kesetaraan bagi disabilitas dengan penyediaan infrastruktur yang ramah penyandang disabilitas.

“Trotoar ada blind tile atau jalur khusus penyandang tuna netra. BRT juga ramah disabilitas yang menggunakan kursi roda. Surat Izin Mengemudi khusus bagi penyandang disabilitas juga kita komunikasikan ke Polrestabes. Sehingga sekarang para penyandang disabilitas sudah ada yang memiliki SIM D,” lanjut Hendi.

Advertisement

Terbaru, pengadaan CPNS kota Semarang juga menyediakan kuota dua orang bagi penyandang disabilitas. Hendi berharap ini menjadi awal untuk semangat kesetaraan pembangunan bagi seluruh warga negara tanpa terkecuali.

“Jumlahnya memang belum banyak, tapi mudah-mudahan ini menjadi gerakan bagi semua warga, bahwa di sekelilingnya ada teman-teman yang harus  disupport dan itu adalah bagian dari kesetaraan pembangunan,” tegasnya.

Ketua Forum Kota Sehat Kota Semarang Krisseptiana (Tia Hendi) menuturkan, Forum Kota Sehat bersama pemerintah berupaya membuat masyarakat termasuk kaum disabilitas dapat hidup dengan nyaman di Kota Semarang.

“Peran Kota Sehat tentunya tidak hanya dari kesehatan fisik saja, tetapi bagaimana wajah Kota Semarang menjadi nyaman untuk ditinggali oleh seluruh warga termasuk teman-teman disabilitas,” ujar Tia.

Dalam peringatan Hari Disabilitas Internasional tersebut, ada yang unik karena Hendi mengucapkan selamat Hari Disabilitas Internasional dengan menggunakan bahasa isyarat.

Advertisement

Kegiatan digelar di ruang Lokakrida Gedung Balaikota Semarang, menghadirkan komunitas disabilitas di Kota Semarang. Seperti Sejiwa Foundation, Semarcakep, Kompak, Kuncup Mekar, Karunia Ilahi, Ar Rizki, Disabilitas Tangguh dan lainnya.

Para penyandang disabilitas juga menerima bantuan dari PT. Sidomuncul, berupa alat bantu penyandang disabilitas terdiri 25 kursi roda, 50 pasang kruk dan 100 alat bantu dengar.

PT Sumber Alfaria Trijaya memberikan alat bantu berupa 4 kursi roda, 6 tongkat netra dan 4 alat bantu dengar. Kemudian Ortocare Jakarta berkontribusi memberikan 8 pasang kaki palsu untuk warga disabilitas Kota Semarang.***

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Advertisement