Connect with us

Kesra

Sambil Ngabuburit, Ganjar Bedah Dua Rumah Keluarga Miskin

Avatar

Diterbitkan

pada

 

Rumah keluarga miskin, sasaran renovasi. (Istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA: Cara unik selalu dilakukan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, dalam menunggu waktu berbuka puasa (ngabuburit). Sambil menanti beduk maghrib ditabuh, ia terus berkeliling ke berbagai daerah untuk membedah rumah keluarga miskin.

Setiap hari selama ramadhan ini, ia melakukan program tersebut. Bersama Baznas, Ganjar berkunjung ke pelosok-pelosok desa dan membantu membedah rumah. Minimal dua warga Saban hari rumahnya dibedah. Selain itu, ia juga memberi bantuan sembako ke sejumlah panti asuhan dan ponpes.

Selasa (12/4/2022), Ganjar kembali melakukan bedah rumah milik Junaidi (27) pedagang cilok asal Kabupaten Semarang dan Amin Fauzi, buruh lepas asal Kota Salatiga. Keduanya mendapat bantuan program RTLH.

“Saya bersama Baznas terus keliling. Judulnya masih sama, membangun rumah warga yang tidak layak menjadi layak huni dan menyalurkan bantuan sembako ke yatim piatu. Selama ramadhan kita gas, agar bisa lebih cepat,” kata Ganjar.

Advertisement

Program RTLH memang menjadi tujuan utama. Sebab, selain membantu masyarakat agar rumahnya menjadi layak huni, program itu juga menjadi indikator percepatan penurunan kemiskinan ekstrem.

“Kalau rumahnya dibangun, maka ini indikator angka kemiskinan akan turun. Masyarakat juga pasti senang. Makanya kita gerakkan selama ramadhan ini, sambil memberi contoh kepada yang lain. Siapa tahu di daerah, ada yang mau mengikuti langkah kita bersama Baznas,” ucapnya.

Saat ini, pihaknya sedang mencairkan anggaran untuk membangun 6.000 rumah tidak layak huni di Jateng. Jumlah itu dipastikan akan bertambah, mengingat banyak sumber lain yang berpartisipasi.

“6.000 itu yang dari APBD, sementara yang lain seperti Baznas, CSR dan para filantropi banyak yang mau bantu. Ini yang kita gerakkan. Kita keroyokan agar lebih cepat,” terangnya.

Salah satu penerima bantuan asal Kota Salatiga, Amin Fauzi mengaku, sangat senang mendapat bantuan RTLH dari Ganjar. Menurutnya, bantuan itu merupakan berkah ramadhan yang tak terhingga.

Advertisement

“Alhamdulillah, senang sekali sampai nggak bisa ngomong apa-apa. Matur nuwun pak Ganjar, sudah datang dan memberikan bantuan rumah untuk saya,” kata Amin Fauzi.

Pekerjaan Amin Fauzi yang hanya buruh lepas dan ternak ikan lele membuatnya tak bisa berbuat banyak. Cukup untuk menghidupi dua anaknya saja, ia sudah bersyukur.

“Ndak mikir soal rumah, ya meskipun bocor kalau hujan, angin masuk semuanya. Alhamdulillah ini dibantu dan diperbaiki, semoga ke depan lebih nyaman tinggal di sini,” pungkasnya.***

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Advertisement