Connect with us

Kesra

Gubernur Kaltim Apresiasi Universitas Mulawarman Beri Kemudahan Anak Yatim Bisa Masuk Tanpa Tes

Avatar

Diterbitkan

pada

Foto: Istimewa

FAKTUAL-INDONESIA: Banyak cara bagi seorang pelajar kelas 12 untuk bisa masuk perguruan tinggi negeri (PTN). Misalnya melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) atau biasa dikenal sebagai jalur undangan; Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN); atau Seleksi Mandiri, seperti SIMAK UI, UM UGM, SMUP Unpad, dan sebagainya.

Nah Universitas Mulawarman ( Unmul) di  Samarinda, Kalimantan Timur punya jalur tersendiri dalam penerimaan mahasiswa baru yakni memberi kemudahan kepada anak yatim untuk masuk perguruan tinggi (PTN) itu tanpa tes. Hal ini mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur.

“Pemprov Kaltim setiap tahun memberikan beasiswa Kalimantan Timur Tuntas. Tapi, kita juga bangga dan apresiasi mulai tahun 2022 ini Unmul memprogramkan bagi anak yatim bisa masuk tanpa tes ,” kata Gubernur Kaltim Isran Noor dalam keterangan  di Samarinda, Sabtu (5/3/2022).

Kebijakan yang dilakukan Unmul akan diterapkan pada tahun ajaran 2022 tahun ini. Menurut gubernur, program ini disampaikan langsung oleh Rektor Unmul Prof Dr H Masjaya kepada dirinya.

Artinya, siapa saja anak yatim asalkan memiliki KTP sebagai warga Kaltim ingin masuk kuliah di Unmul tanpa mengikuti tes.

Advertisement

Prinsipnya, kata dia, inilah salah satu program nyata yang telah dilakukan Pemprov Kaltim untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di daerah berjuluk “Benua Etam” itu.

“Kita harapkan dari program ini, akhirnya mampu menyiapkan SDM berkualitas di Benua Etam. Apalagi, Kaltim bersiap menghadapi IKN Nusantara. Tentu, SDM menjadi faktor utama yang harus dipersiapkan,” kata mantan Bupati Kutai Timur ini.

Baginya, berbagai upaya yang dilakukan Pemprov Kaltim untuk menyiapkan SDM berkualitas dalam rangka menyukseskan pembangunan daerah termasuk IKN Nusantara.

“Bagaimana teknis pelaksanaan program ini, serahkan kepada pemerintah daerah menjalankan itu,” demikian Isran Noor dilansir antaranews.com. ***

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Advertisement