Connect with us

Kesra

Peringati ISRA’ & MI’RAJ, LPM Dompet Dhuafa Adakan Kegiatan di Lapas Pria Kelas 1 Kota Tangerang

Avatar

Diterbitkan

pada

Kegiatan Isra’ dan Mi’raj di Lapas Kelas 1 Tangerang. (ist)

FAKTUAL -INDONESIA: Melalui program Bina Santri Lapas (BSL), Lembaga Pelayan Masyarakat (LPM) Dompet Dhuafa menggelar kegiatan Isra’ & Mi’raj Nabi Muhammad SAW pada Rabu, (21/2/2024) di Lapas Pria Kelas 1 Kota Tangerang.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Aula Masjid Baitussalam diikuti oleh 100 santri warga binaan berlangsung dengan tertib dan lancar. Mustaki, selaku perwakilan dari LPM Dompet Dhuafa, berpesan dalam sambutannya untuk memaknai Isra’ dan Mi’raj ini untuk kembali menjadi orang-orang yang baik dan bertakwa kepada Allah SWT.

“Mudah-mudahan dengan kegiatan Isra’ Mi’raj ini, kita semua yang hadir bisa menjadi orang-orang yang lebih baik, orang-orang yang lebih bertakwa, dan kita bisa kembali kepada Allah dengan husnul khotimah,” ucap Mustaki.

Riski, selaku Kabid Kamtib Lapas Pria Kelas 1 Kota Tangerang, berharap dengan adanya kegiatan ini para warga binaan yang ikut dapat menjadi contoh dan memberikan manfaat bagi lingkungan di dalam lapas.

“Mudah-mudahan dengan ilmu yang diberikan oleh bapak-bapak sekalian, dengan doa yang tadi sudah dilantunkan, betul-betul, mereka ini meskipun sedikit namun demikian bisa memberikan manfaat yang luar biasa bagi seluruh kehidupan di lapas ini,” ungkap Riski dalam sambutannya.

Advertisement

Ia juga berterima kasih dan berharap kepada Dompet Dhuafa agar kegiatan ini dapat berkesinambungan dalam memberikan binaan kepada warga di lapas.

Pengisi acara dalam kegiatan ini, Ustad Rizal Wahid, dalam tausiyah menyampaikan bagaimana kita harus mencontoh akhlak dari Nabi Muhammad SAW. Ia juga terkesan atas kegiatan yang dilakukan oleh LPM Dompet Dhuafa dalam memberikan pelayanan terhadap warga binaan di Lapas Kelas 1 Kota Tangerang.

“Kita berharap program seperti ini bisa istiqomah dan melebarkan sayap ke lapas-lapas yang lain, karena kita berharap temen-temen warga binaan ini setelah selesai dari sini, mereka menjadi masyarakat yang lebih baik dan bermanfaat di masyarakat luas,” imbuh Ustad Rizal Wahid.

Program Bisa Santri Lapas (BSL) ini menjadi wadah bagi warga binaan dalam kegiatan keagamaan. Selain peringatan hari besar islam, kegiatan BSL berupa pengajian rutin seperti baca tulis Al-Qur’an, kajian fiqih dan lainya. Berjalannya program ini diharapkan bisa memberikan pengetahuan keagamaan bagi warga binaan sehingga kualitas kepribadiannya membaik.(LPM/Angga). ****

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Advertisement