Home NasionalKesra Tim KKN ITS Kembangkan Potensi Mikro Hidro Desa Duren

Tim KKN ITS Kembangkan Potensi Mikro Hidro Desa Duren

oleh Akbar Surya

Tim KKN ITS saat survey mikro hidro di lokasi. (Foto: Istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA: Tim Kuliah Kerja Nyata dan Pengabdian kepada Masyarakat (KKN Abmas) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mengembangkan potensi dan meningkatkan kinerja mikro hidro Desa Duren, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo. Upaya itu diharapkan bisa mendukung ketersediaan listrik lebih merata dan menyokong kegiatan perekonomian di Desa Duren.

Menurut Ketua pelaksana KKN Abmas ITS Desa Duren, Dr Dra Melania Suweni Muntini MT, pada dasarnya desa ini sudah memiliki 18 mikro hidro yang dibuat secara mandiri untuk mencukupi kebutuhan listrik di desa tersebut. “Satu alat mikro hidro dapat menghasilkan listrik untuk empat rumah warga, tetapi belum maksimal seratus persen,” ujarnya, Kamis (18/11/2021).

Mikro hidro seharusnya digunakan secara teliti menggunakan aliran air yang bersih agar dapat memutar poros turbin dengan lancar. Tak hanya masalah teknis mikro hidro, permasalahan manajerial mengenai pengelolaan mikro hidro juga menjadi kendala tersendiri bagi warga.

Dikarenakan permasalahan tersebut, tim ini berinisiatif untuk mengembangkan potensi dan meningkatkan kinerja mikro hidro. Yakni melalui kegiatan KKN Abmas yang mengusung tema redesain dan rancang bangun ulang pemanfaatan PLTMH skala besar sebagai sumber energi alternatif.

Melania menyebutkan, abmas yang telah dilaksanakan selama delapan bulan ini dimulai dengan kegiatan berupa survei, pemetaan potensi pemasangan mikro hidro baru, dan juga melihat potensi-potensi daerah yang lain. “Dari data yang telah dikumpulkan, didapatkan delapan potensi pemasangan mikro hidro baru sepanjang jalur parit, dan tujuh potensi pemasangan mikro hidro baru sepanjang jalur sungai,” jelasnya.

Selain melakukan penelitian dan pembangunan PLTMH, tim ini juga melakukan pemaparan hasil penelitian dengan mengadakan Forum Group Discussion (FGD) sebagai pamungkas kegiatan KKN Abmas. Kegiatan ini mengundang Kepala Desa Duren, warga Desa Duren, dan Muhammad Hasan Basri yang merupakan dosen Universitas Nurul Jadid sebagai perantara antara ITS dengan warga Desa Duren.

Pada FGD ini, tim ITS memberi masukan pada warga desa dalam memelihara mikro hidronya dengan lebih baik lagi dan dapat membantu dalam pembuatan berkas teknis untuk pencarian dana. Diharapkan agar ketersediaan listrik lebih merata yang selanjutnya dapat menyokong kegiatan perekonomian di Desa Duren.

Dosen Departemen Fisika ini menegaskan bahwa kegiatan KKN bukan akhir semua proses pengabdian, tetapi awalan untuk berkomunikasi lebih jauh antara warga Desa Duren dengan ITS. “Kegiatan ini bisa menjalin silaturahmi dan akan membuat hubungan semakin erat agar lebih banyak kegiatan yang menunjang SDGs yang dilakukan ke depannya,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Melania berharap ITS dan segenap sivitas akademika dapat mewujudkan SDGs goal ke-7 tentang energi alternatif, dan semakin banyaknya goal yang tercapai dapat meningkatkan kualitas kehidupan di Indonesia. Pihaknya berharap kegiatan ini dapat meningkatkan pengembangan mikro hidro dalam skala industri di Desa Duren.***