Home NasionalKesra Stiamak Barunawati Berganti Ketua

Stiamak Barunawati Berganti Ketua

oleh Akbar Surya

Ketua YBBS, Iwan Sabatini (tengah) foto bersama Ketua Stiamak baru, Sumarzen Marzuki (kiri) dan ketua lama Nugroho Dwi Priyohadi

FAKTUAL-INDONESIA: Pergantian jabatan Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi dan Managemen Kepelabuhan (Stiamak) Barunawati diyakini akan mendongkrak kualitas SDM para dosen dan mahasiswa perguruan tinggi milik Pelindo III Surabaya tersebut. Keyakinan itu didasarkan pada latar belakang Dr Sumarzen Marzuki, MMT selaku ketua baru yang punya banyak wawasan dan pengalaman di lingkungan kepelabuhanan.
Menurut Ketua Yayasan Barunawati Biru Surabaya (YBBS),  Iwan Sabatini, pihaknya optimis dibawah kendali ketua yang baru, Stiamak Barunawati akan lebih maju lagi. “Banyak wawasan dan  pengalaman berharga saat masih bergabung di Pelindo III, yang bisa disumbangkan untuk meningkatkan kualitas SDM para mahasiswa dan dosen kita,” ujarnya, Kamis (15/9/2021).
Sebelum bergabung dalam Senat Stiamak Barunawati, Sumarzen Marzuki menjabat Direktur Operasi PT BMC (Berkah Multi Cargo) Logistik. Sementara jabatan lama Ketua Senat yang ditinggalkan Sumarzen, digantikan posisinya oleh Gugus Wijanarko.
Iwan meminta jajaran senat nantinya untuk mendukung langkah yang akan ditempuh Stiamak. “Semuanya, termasuk para dosen harus menjadi team work yang baik. Karena seberat apapun beban yang ditanggung, bisa diselaraskan kalau team worknya bagus,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Iwan juga mengingatkan jajarannya agar tidak lupa untuk berkontribusi terhadap lingkungan. Kepengurusan yang baru itu dituntut untuk bekerja dengan hati, bekerja sepenuh hati dan harus tetap hati-hati.
Sementara, Sumarzen Marzuki menyatakan sudah menyaipkan berbagai langkah untuk lebih meningkatkan kualitas para lulusan Stiamak Barunawati. “Salah satunya, kami akan segera menggelar sharing session yang melibatkan para pelaku usaha kepelabuhannya,” ujarnya.
Dari event itu, pihaknya akan mencari masukan, SDM mahasiswa seperti apa mereka butuhkan. Masukan para pelaku usaha kemaritiman itu menjadi penting, karena sampai saat ini hanya Stiamak yang menjadi satu-satunya perguruan tinggi yang fokus di bidang kepelabuhanan.
Pihaknya juga siap mengoptimalkan kerjasama dengan para Asosiasi Kepelabuhanan di Tanjung Perak. Semua masukan dari pihak-pihak  terkait akan sabgat berharga bagi kemajuan Stiamak dan para lulusannya.***

Tinggalkan Komentar