Home NasionalKesra SIG Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Untuk Tenaga Konstruksi

SIG Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Untuk Tenaga Konstruksi

oleh Akbar Surya

Suasana saat pelatihan. (Foto: Istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA: Ratusan tenaga kontruksi mengikuti pelatihan dan sertifikasi yang digelar PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) bekerja sama dengan Balai Jasa Konstruksi wilayah IV Surabaya. Para tenaga kontruksi dari wilayah Surabaya 100 orang dan 90 orang tenaga kontruksi Kediri itu terlibat aktif dalam program berlabel Education and Training (Edutrain) tersebut.

Menurut General Manager of Sales Area III SIG, Akhmad Yani Yulianto, kegiatan ini digelar untuk mempersiapkan tenaga konstruksi yang kompeten, handal dan tersertifikasi. “Kompetensi para pekerja konstruksi ini berpengaruh pada kualitas bangunan yang dihasilkan, karenanya pekerja kontruksi harus berkompeten dan memiliki sertifikat di bidangnya,” ujarnya, Senin (25/10/2021).

Kegiatan itu sendiri digelar di kantor Balai Jasa Konstruksi wilayah IV Surabaya pada Senin-Selasa (18-19/10) dan di Kantor Kelurahan Semampir, Kabupaten Kediri, Jumat-Sabtu (22-23/10). Melalui program tersebut, SIG berusaha memberikan pelatihan mengenai pemahaman teknik dasar konstruksi hingga perkembangan trend pasar dalam industri konstruksi.

Dengan mengikuti tren pasar di industri konstruksi saat ini, kata dia, daya saing para pekerja konstruksi itu akan meningkat, terutama di hadapan para pengguna jasa. Kegiatan ini meliputi pelatihan dan praktik tentang konstruksi bangunan sederhana dan ulasan terkait mutu semen.

Mereka juga akan mengikuti tahapan sertifikasi tenaga konstruksi melalui tes tulis, aplikasi ketrampilan langsung dan wawancara. “Sertifikat yang diperoleh nantinya akan memberi nilai tambah dan kemudahan bagi mereka untuk mendapatkan pekerjaan,” ujarnya.

Salah satu peserta, Mohamad Wahyudi mengaku beruntung bisa mengikuti kegiatan yang bisa menambah ilmu agar dirinya bisa dianggap kompeten oleh pihak luar. “Sertifikat bagi tenaga konstruksi sangatlah penting, karena saat ini beberapa proyek pembangunan mewajibkan tenaga konstruksi untuk memiliki sertifikat,“ ujarnya.

Dia juga menyatakan bahwa kepercayaan konsumen terhadap tenaga konstruksi akan meningkat bila sudah memiliki sertifikat. Karena itulah dia berharap program ini bisa diselenggarakan secara berkelanjutan karena dapat meningkatkan kinerja dibidang konstruksi.

Sejak 2006 hingga sekarang, SIG melalui komunitas Jago Bangunan telah memiliki anggota sebanyak 13.181 tenaga konstruksi, dan 6.368 diantaranya telah mendapatkan sertifikasi dari Lembaga Penyedia Jasa Konstruksi (LPJK).***

Tinggalkan Komentar