Home NasionalKesra Covid-19, BPJAMSOSTEK Serahkan Santunan Untuk Ahli Waris Nakes

Covid-19, BPJAMSOSTEK Serahkan Santunan Untuk Ahli Waris Nakes

oleh Akbar Surya


Direktur Pelayanan BPJAMSOSTEK, Roswita Nilakurnia. (Foto: Istimewa)

FAJTUALid – BPJAMSOSTEK menyerahkan santunan program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) Penyakit Akibat Kerja (PAK) untuk ahli tenaga kesehatan (Nakes) yang gugur karena Covid-19. Total santunan yang diserahkan untuk ahli waris mendiang Liza Putri Noviana itu mencapai Rp318,1 juta.

Direktur Pelayanan BPJAMSOSTEK, Roswita Nilakurnia menyampaikan belasungkawa atas musibah yang dialami Liza Putri Noviana dan juga berterima kasih atas dukungan Kementerian Kesehatan, Bank Danamon, dan BNPB dalam memberikan perlindungan bagi Nakes dan Relawan Covid-19. “Mendiang Liza sudah terdaftar sejak Oktober 2020, dan sejak pandemi dimulai hingga saat ini, sebanyak hampir 43 ribu Nakes dan Relawan terdaftar menjadi peserta BPJAMSOSTEK,” ujarnya, Sabtu (17/7/2021).

Tapi dari jumlah itu, hingga saat ini hanya sekitar 25 ribu Nakes dan Relawan yang masih tercatat aktif mendapatkan perlindungan dari BPJAMSOSTEK. Saat ini, kata dia, Covid-19 mulai meningkat lagi, sementara para Nakes dan Relawan masih banyak yang memerlukan perlindungan ini.

Pihaknya mengajak para pengusaha, badan usaha dan stakeholder lainnya untuk turut berpartisipasi dalam memberikan perlindungan ini sebagai salah satu bentuk hadirnya negara dan dunia usaha dalam memastikan perlindungan diri mereka yang berada di garda terdepan.

Prosesi penyerahan santunan virtual secara simbolis disampaikan oleh Wakil Menteri Kesehatan Dr Dante Saksono Harbuwono kepada Yeti Supriati, Ibunda Almarhumah Liza selaku perwakilan ahli waris. Acara ini disaksikan secara virtual pula oleh Plt Deputi Bidang Pencegahan BNPB Harmensyah, Direktur Syariah & Sustainability Finance Danamon Herry Hykmanto, Ketua Umum Satgas Covid-19 Andre Rahadian, Direktur Pelayanan BPJAMSOSTEK Roswita Nilakurnia dan Kepala Kantor Cabang BPJAMSOSTEK Jakarta Kelapa Gading Erfan Kurniawan.

Senada dengan Roswita, Dr Dante Saksono Harbuwono mengatakan seluruh lembaga dan pemerintah daerah harus waspada dan menyiapkan skema terbaik untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 ini. Perlindungan dari BPJAMSOSTEK berupa santunan tentunya tidak bisa mengganti duka dan rasa kehilangan anggota keluarga, namun diharapkan bisa membantu meringankan beban keluarga yang ditinggalkan.

Ungkapan rasa duka cita juga disampaikan Herry Hykmanto, atas gugurnya Liza sebagai pahlawan kemanusiaan. Menurut Herry, dukungan bagi relawan merupakan wujud nyata kepedulian Bank Danamon untuk membantu upaya pemerintah dalam penanganan Covid-19, salah satunya dengan melanjutkan pembayaran iuran BPJAMSOSTEK bagi para Nakes sebagai bentuk dukungan kemanusiaan. Dia berharap perusahaan atau badan usaha lain agar ikut aktif memberikan perlindungan kepada para Nakes dan Relawan.

Sementara itu, Harmensyah dalam kesempatan itu menyebut sudah lebih dari 1.200 Nakes gugur dalam penanganan Covid-19 ini dan mayoritas didominasi oleh dokter. Dirinya menghaturkan duka cita yang mendalam dan apresiasi karena telah memberikan dedikasi dan kontribusi terbaiknya mengorbankan jiwa dan raga. Dia berharap melalui kontribusi dunia usaha dan BPJAMSOSTEK, para Nakes bisa bekerja dengan tenang menangani Covid-19 ini hingga nantinya bisa menjalani hidup dan berdampingan dengan Covid-19 di era new normal.

Menurut Roswita, 2 orang anak mendiang Liza akan mendapatkan beasiswa pendidikan sebagai salah satu manfaat dari perlindungan BPJAMSOSTEK. “Kami harap santunan ini dapat membantu anak-anak almarhumah untuk tetap semangat melanjutkan pendidikan sampai ke jenjang perguruan tinggi, melanjutkan cita-citanya sepeninggalan sang Ibu”, ujarnya.

Pada bagian lain, Pejabat pengganti sementara (Pps) Kepala Kantor Cabang BPJAMSOSTEK Gresik, Ibrahim Hadi Wibowo, berharap para pelaku usaha di wilayahnya juga ikut membantu mendonasikan dana dalam bentuk pemberian perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para relawan Nakes dan non Nakes sebagai pejuang garda terdepan penanganan Covid-19. “Jaminan perlindungan yang mereka terima akan memberi rasa tenang bagi para nakes untuk menjalankan tugasnya yang penuh resiko tersebut,” ujarnya.***

Tinggalkan Komentar