Connect with us

Ibu Kota

Cuaca Jakarta 11 Januari 2026 : Hujan Ringan Hingga Hujan Petir di Sebagian Wilayah

Diterbitkan

pada

Cuaca Jakarta 11 Januari 2026 : Hujan Ringan Hingga Hujan Petir di Sebagian Wilayah

Ilustrasi hujan petir di Jakarta. (Foto : istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA : Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakiraan cuaca untuk wilayah Provinsi DKI Jakarta pada Minggu, 11 Januari 2026, hampir seluruh wilayah akan diguyur hujan ringan dan hujan sedang.

Namun Wilayah Administrasi Kepulauan Seribu diprakirakan berpotensi mengalami hujan petir, dengan suhu udara berkisar 25–27 derajat Celsius dan tingkat kelembapan mencapai 81–88 persen.

Kondisi ini membuat masyarakat di wilayah pesisir dan perairan diimbau untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang bisa terjadi secara tiba-tiba.

Baca Juga : Cuaca Jakarta 10 Januari 2026 : Hujan Ringan Hingga Hujan Sedang Masih akan Turun

Sementara itu, Kota Jakarta  dengan suhu sekitar 23–28 derajat Celsius dan kelembapan udara cukup tinggi, yakni 76–95 persen.

Cuaca serupa juga diperkirakan terjadi di Jakarta Utara, dengan suhu antara 24–27 derajat Celsius dan kelembapan 78–92 persen.

Advertisement

Untuk wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Selatan, BMKG memprakirakan hujan berpotensi turun sepanjang hari.

Suhu udara di kedua wilayah ini berada di kisaran 23–28 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan mencapai 73–96 persen, yang membuat udara terasa cukup lembap.

Baca Juga : Cuaca Jakarta 9 Januari 2026 : Hujan Ringan Hingga Hujan Sedang Diprediksi Bakal Turun

Sedangkan Jakarta Timur diprediksi mengalami hujan ringan, dengan suhu berkisar 23–29 derajat Celsius dan kelembapan udara antara 71–95 persen.

BMKG mengimbau masyarakat Jakarta untuk tetap memperhatikan kondisi cuaca, terutama bagi warga yang berencana beraktivitas di luar ruangan.

Pengguna jalan juga diminta berhati-hati karena hujan dapat meningkatkan risiko akumulasi dan menghaluskan permukaan jalan di sejumlah titik.

Advertisement

Informasi cuaca ini dapat berubah sewaktu-waktu, sehingga masyarakat disarankan untuk terus memantau pembaruan resmi melalui situs dan aplikasi BMKG.***

Lanjutkan Membaca
Advertisement