Connect with us

Ibu Kota

Kasus Covid-19 Meningkat di Jakarta, Polisi Gencarkan Operasi Yustisi Pelanggar Prokes

Avatar

Diterbitkan

pada

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus. (ist)

FAKTUALid – Kapolda Metro Jaya memerintahkan jajarannya menggencarkan operasi yustisi dengan menindak tegas masyarakat yang melanggar protokol kesehatan (prokes) karena penularan Covid-19 di wilayah DKI Jakarta semakin masif.

“Jakarta sedang tidak baik-baik saja, karena kita ketahui bersama Covid-19 ada kenaikan sekitar 359 sampai 400 dalam sepuluh hari,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, kepada wartawan, Minggu (13/6/2021).

Menurut Yusri, salah satu bukti Covid-19 di Jakarta semakin mengganas adalah Bed Occupancy Rate (BOR) atau tingkat keterisian tempat tidur pasien di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran mencapai 75,19 persen.

“Sekarang sudah 75 sampai 76 persen ke atas,” kata Yusri. “Sementara kita tahu bahwa sebelum lebaran BOR cuma 15 persen, peningkatan ini tentu sangat bombastis dan patut direspon dengan tindakan,” sambungnya.

Yusri menerangkan, salah satu langkah yang dilakukan oleh Polda Metro Jaya untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 agar tak semakin meluas adalah dengan mengintensifkan kembali operasi yustisi. Pendekatan berupa preventive strike atau pencegahan dengan ketegasan kepada masyarakat.

Advertisement

Dalam hal ini, TNI-Polri dan Satpol PP kembali mengingatkan masyarakat bahwa Covid-19 belum berakhir malah cenderung semakin bombastis.

“Sebenarnya ini (operasi yustisi) sudah kita laksanakan, tetapi banyak masyarakat yang sudah terlena, makanya kemarin ini kita gencarkan,” kata Yusri.

Sama seperti sebelumnya, operasi Yustisi menyasar orang-orang yang berkerumun dan tempat makan, tempat hiburan yang buka melebihi waktu yang telah ditetapkan oleh Pemprov DKI Jakarta.

“Orang berkerumun kita bubarkan, lebih dari lima kita bubarkan, tempat hiburan, rumah makan yang lewat waktunya kita tutup semuanya. Ini terus kita disiplinkan masyarakat,” jelas Yusri. (***)

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Klik Untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *