Ibu Kota
Varian Omicron Ditemukan, RS Rujukan Covid-19 di DKI Mulai Alami Peningkatan Keterisian BOR

FAKTUAL-INDONESIA: Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, menegaskan keterisian tempat tidur di rumah sakit rujukan Covid-19 di Ibukota mulai mengalami peningkatan, pasca terditeksinya varian Omicron masuk Jakarta.
“BOR (bed occupancy ratio) sekarang meningkat 7 persen, sedang ICU menjadi 5 persen. Sebelumnya BOR turun hanya 4
persen dan sekarang meningkat 7 persen. Ini hendakanya harus menjadi perhatian kita bersama,” tegas Wagub Ariza, Rabu (5/1/2021), di Gedung DPRD DKI Kebun Sirih, Jakarta.
Ditambahkan Wagub Ariza, Pemprov DKI Jakarta telah menyiagakan fasilitas kesehatan dan rumah sakit sebagai langkah berjaga-jaga terhadap dampak kecepatan penularan virus Omicron. Ada kemungkinan tingginya kasus sebagai dampak libur natal 2021 dan tahun baru 2022. Tapi fatalitas lonjakan kasus pada libur tahun baru kali ini tidak lebih buruk dibanding tahun
sebelumnya.
“Peningkatan kasus ini bisa juga disebabkan imbas Natal & Tahun Baru,” ucap Wagub Ariza. “Namun kita bersyukur, alhamdulillah sejauh ini peningkatannya tidak seperti masa libur pada 2 tahun belakangan,” lanjutnya.
Sementara dilaporkan kasus positif Covid-19 di Jakarta pada Selasa 4 Januari 2022 bertambah 115 kasus. Hasil ini didapat dari tes PCR kepada 11.419 orang.
“Sebanyak 11.419 orang dites PCR untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 115 positif dan 11.304 negatif,” tutur Kepala
Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dwi Oktavia.
Selain tes PCR, Dinkes juga menyampaikan hasil tes positif yang didapat dari tes antigen. Ada 56.267 orang menjalani tes antigen dengan hasil 18 positif dan 56.249 negatif.
Tapi hasil tes belum disertai ada tidaknya kasus varian Omicron dari mereka yang terkonfirmasi positif Covid-19. ****