Connect with us

Ibu Kota

Pasca Tahu dan Tempe, Kini Giliran Pedagang Daging Mogok Tak Berjualan

Avatar

Diterbitkan

pada

Kios kosong melompong terlihat dalam aksi mogok pedagang daging. (ist)

FAKTUAL-INDONESIA: Meroketnya harga daging belakangan ini, mengakibatkan pedagang di sejumlah pasar di Jakarta dan sekitar mogok jualan. Kios mereka tempat berdagang nampak kosong melompong, mengakibatkan calon pembeli banyak kecele dan kelimpungan untuk mendapatkan daging.

Hal ini terlihat di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Senin (28/2/2022), dimana kios-kios pedagang daging tampak kosong melompong.

Aksi pedagang ini tidak mendapatkan izin dari pemerintah pusat, tapi mogok jualan tetap mereka lakukan. Dengan maksud agar kalangan konsumen memahami kenaikan harga daging sapi bukan keinginan dari pedagang itu sendiri.

Disebutkan, Kementerian Perdagangan mengatakan kenaikan harga daging sapi yang mencapai Rp150.000/Kg. Sebelumnya hanya Rp90.000 per kilogram. Diduga kenaikan ini karena negara pengekspor sapi ke Indonesia yakni Australia mulai membatasi ekspor hingga 40 persen dari jumlah normal.

Sementara sebanyak 400 pedagang daging sapi di Banten rencananya juga akan menggelar aksi serupa akibat harga daging sapi yang meroket. Pedagang daging sapi di Pasar Ciputat, Tangerang Selatan juga mogok Senin (28/2/2022). Aksi ini akan dilakukan selama tiga hari ke depan hingga Rabu (2/3/2022). ****

Advertisement

Lanjutkan Membaca
Advertisement