Ibu Kota

Kembali Kecelakaan, DPRD DKI Minta Manajemen TransJakarta Kontrol Berkala Pengemudi

Published

on

Bus TransJakarta menabrak pos polisi di Cililitan. (ist)

FAKTUAL-INDONESIA: Bus TransJakarta kembali kecelakaan pada Sabtu (5/3/2022) di Cililitan, hal ini membuat Sekretaris Komisi B DPRD DKI Jakarta Pandapotan Sinaga meminta manajemen BUMD DKI Jakarta, PT TransJakarta untuk
melakukan kontrol berkala kepada para pengemudi.

“Kami minta manajemen untuk melaksanakan kontrol berkala terhadap sopir setiap mau kerja, supaya tidak hilang kontrol atau hilang konsentrasi,” ucap Pandapotan ketika dihubungi di Jakarta, Senin (7/3/2022).

Selain juga Pandapotan meminta manajemen TransJakarta melakukan pengawasan kepada mitra atau pihak ketiga yang diajak bekerja sama selaku operator bus TransJakarta.

“Sifatnya kerja sama dengan pihak ketiga, TransJakarta harus benar-benar mengawasi pihak terkait, atau pihak ketiga
yang menjadi operator bus,” tegas Pandapotan.

Sejaun ini TransJakarta punya kerja sama dengan 17 operator bus dan pengemudi mencapai sekitar 8.000 orang, sekitar 600 orang di antaranya langsung dari TransJakarta, dan sisanya dari operator. Jadi tidak berlebihan jika mereka diminta ketat melakukan kontrol berkala terhada pengemudi dan juga armada bus.

Advertisement

Sebelumnya Direktur Utama TransJakarta M Yana Aditya dalam konferensi pers pada 4 Desember 2021 menyebutkan pihaknya melakukan berbagai upaya soal keselamatan di antaranya pemeriksaan kesehatan menyeluruh untuk pengemudi (MCU) dan pengecekan kesehatan. Juga embinaan pengemudi oleh Master Driver TransJakarta dan Polda Metro Jaya dan melakukan pemeriksaan menyeluruh armada.

BUMD DKI ini juga membuat program TransJakarta Bus Academy kepada seluruh pramudi untuk peningkatan kualitas layanan
dalam segala aspek khususnya Sumber Daya Manusia (SDM). Namun tak dipungkiri segala proses untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan, masih belum dapat menghindarkan TransJakarta mengalami kecelakaan. ****

Exit mobile version