Home NasionalIbu Kota Berlaku 13 November: DKI Denda Tilang Rp250 Ribu untuk Motor Tak Lolos Uji Emisi

Berlaku 13 November: DKI Denda Tilang Rp250 Ribu untuk Motor Tak Lolos Uji Emisi

oleh Bambang

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo. (ist)

FAKTUAL-INDONESIA: Peringatan bagi pemilik kendaraan bermotor di DKI Jakarta, baik roda dua maupun roda empat. Mulai 13 November 2021, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan sanksi tilang bagi kendaraan bermotor, baik roda empat maupun roda dua (R4 dan R2) yang tidak lulus uji emisi.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, sanksi tilang akan diberikan oleh kepolisian melalui
razia kendaraan bermotor. Pengendara yang melanggar akan dikenakan Pasal 285 dan Pasal 286 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

“Kendaraan R2 dendanya maksimal Rp250.000 dan untuk R4 denda maksimal Rp500 ribu,” kata Syafrin, Selasa (26/10/2021).

Sedang kendaraan bermotor yang telah melakukan pengujian emisi akan mendapatkan surat keterangan yang menyatakan, kendaraannya sudah lulus atau tidak uji emisi.

“Untuk mengecek secara sistem, bisa saja orang memalsukan surat itu. Karena itu, pengecekannya dilakukan secara online dengan mengakses e-uji emisi, dengan menginput nomor kendaraannya, maka akan keluar hasilnya, kendaraan itu sudah uji emisi atau belum,” ujarnya.

Selain itu, uji emisi kendaraan bermotor akan terintegrasi dengan tarif parkir di sejumlah titik wilayah DKI Jakarta seperti IRTI Monas, Blok M Square, Samsat Jakarta Barat, Pasar Mayestik dan Park and Ride Terminal Kalideres. Kendaraan bermotor yang belum melakukan uji emisi akan dikenakan tarif parkir lebih mahal yaitu Rp7 ribu per jam. ****

Tinggalkan Komentar