Nasional

Ribuan Warga Rayakan Malam Tahun Baru di Ambon, Medan dan Bandung

Published

on

Kapolda Sumatera Utara Inspektur Jenderal Polisi Panca Putra membubarkan pengendara yang hendak konvoi di Jalan S Parman, Kota Medan pada Sabtu dinihari. (Antara)

 

FAKTUAL-INDONESIA: Situasi keamanan dan ketertiban di Tanah Air secara umum aman dan tertib saat sekitar pergantian tahun semalam. Hanya di beberapa kota saja seperti di Kota Ambon, Medan, dan Bandung petugas polisi dan Satpol PP harus kerja keras membubarkan kerumunan orang.

Personel Polda Maluku membubarkan ribuan warga yang berkerumun untuk merayakan malam Tahun Baru 2020 di Lapangan Merdeka (Lapmer), Kota Ambon, Provinsi Maluku.

“Atas perintah Kapolda Maluku, dari Polda Maluku turun langsung ke lapangan untuk memimpin pengamanan di malam tahun baru ini,” kata Kabid Humas Polda Kombes Pol M. Roem Ohoirat, di Lapmer Ambon, Sabtu  (01/01/2022) dini hari.

Sejumlah anggota kepolisian melakukan pembubaran dengan berteriak melalui mikrofon dan diikuti lampu sorot ke arah kerumunan warga.

Advertisement

“Perayaan tahun baru diharapkan Bapa Ibu, dan adik-adik untuk dirayakan di rumah masing-masing. Karena ini masih situasi pandemi untuk perayaan tahun baru, jadi mohon pengertiannya,” kata petugas melalui mikrofon.

Sejumlah polisi yang tergabung dengan TNI serta petugas lainnya berdiri di masing-masing pos dan menjaga lalu lintas. Pada pukul 00.00 WIT, petugas melakukan penyekatan di masing-masing pos.

“Di sini kami sudah menyiapkan pos-pos penyekatan dan pos pemeriksaan COVID-19, kalau memang ada konflik yang terjadi di jalan, maka sudah barang tentu akan ada pemberlakuan pembubaran. Kami sudah sebarkan petugas kami di Lapngan, tujuannya adalah untuk memberikan aman dan kenyamanan kepada seluruh masyarakat,” kata Roem Ohoirat.

Roem Ohoirat menjelaskan ada sekitar 4.000 lebih petugas yang diturunkan ke lapangan untuk pengamanan malam pergantian tahun. Rinciannya, 1.759 orang merupakan petugas Polri, kemudian 687 orang adalah TNI, dan 2.150 orang merupakan pegawai Pemda setempat, seperti dari dinas perhubungan, Satgas COVID-19, dan pemadam kebakaran.

Menurut dia, sejauh ini belum ada peristiwa yang menonjol yang dinilai membahayakan. Sebelumnya, Polda Maluku sudah memberikan imbauan kepada seluruh masyarakat agar merayakan malam tahun baru di rumah saja.

Advertisement

“Harapan kami sampai dengan jam 12 nanti tidak ada masyarakat yang ugal-ugalan yang turun ke jalan. saya sarankan kalau bisa di rumah saja, mari kita berdoa di rumah, kumpul keluarga, sambil mengevaluasi apa yang harus dilakukan untuk yang lebih positif lagi,” ucapnya.

Ia mengatakan mereka selalu berupaya melakukan pengamanan dengan cara-cara yang persuasif. Ia menambahkan, mereka akan mengambil tindakan tegas apabila masyarakat tetap melakukan perayaan di jalan.

“Sudah barang tentu kami akan melakukan penembakan apabila terjadi kerumunan di satu tempat dan melakukan pesta kembang api. Tidak pernah kami memberikan izin untuk pesta-pestanya untuk malam tahu baru ini,” katanya.

Kapolda Jalan Kaki

Sementara itu Kapolda Sumatera Utara Inspektur Jenderal Polisi Panca Putra membubarkan kerumunan massa di beberapa ruas jalan di Kota Medan saat melakukan patroli malam pergantian Tahun Baru 2022 pada Sabtu dinihari.

Advertisement

Di Jalan S Parman Medan, Kapolda Sumut berjalan kaki membubarkan massa yang berkerumun di pinggiran jalan dan para pengendara yang hendak melalukan konvoi.

“Saya mohon semuanya bubar, tidak ada perayaan malam tahun baru,” ujar Kapolda saat membubarkan para pengendara yang hendak melakukan konvoi.

Tidak hanya membubarkan kerumunan massa, Kapolda juga menegur banyak warga dan tidak mengenakan masker serta meminta pihak hotel di seputaran lokasi untuk melarang para tamunya keluar dari hotel.

Patroli berskala besar dilakukan oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) sejak Jumat sore dengan mengelilingi kawasan Kota Medan untuk memastikan keamanan pada saat malam pergantian Tahun Baru 2022.

Petugas polisi juga menutup 110 titik ruas jalan di Kota Medan mulai pukul 19.00 WIB hingga 06.00 WIB guna menekan pergerakan warga pada malam Tahun Baru 2022, sebagai antisipasi terjadinya penularan COVID-19.

Advertisement

Padat Kendaraan

Sejumlah warga masih memadati Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Jawa Barat, tepat pada saat pergantian tahun dari Tahun 2021 ke Tahun 2022, Sabtu dini hari.

Pada pukul 00.00 WIB, kondisi arus lalu lintas di kawasan tersebut juga masih tetap padat. Di samping itu, masyarakat pun memadati trotoar jalan raya, mulai dari Gedung Asia Afrika, hingga kawasan Alun-alun Bandung.

“Saat jam 00.00 WIB itu akan ada woro-woro kepada masyarakat segera membubarkan diri ke rumah masing,” kata Kepala Satpol PP Kota Bandung Rasdian Setiadi.

Adapun petugas Satpol PP hingga aparat kepolisian dan TNI membatasi pergerakan masyarakat mulai di Jalan Braga guna meminimalisir pertambahan kerumunan di Jalan Asia Afrika.

Advertisement

Kemudian petugas kepolisian pun menyampaikan kepada masyarakat agar segera membubarkan diri melalui alat pengeras suara yang ada di pos pengamanan.
​​​​​
Tepat saat pergantian tahun, antrean kendaraan yang ada di Jalan Asia Afrika nyaris tak bergerak. Beberapa warga pun ada yang menyalakan kembang api.

Sementara itu, arus lalu lintas di wilayah sekitarnya seperti Jalan Lembong, Jalan Merdeka, dan Jalan Naripan tidak sepadat seperti di Jalan Asia Afrika.

Adapun jalan yang sebelumnya ditutup sejak Sabtu (31/12) malam ditutup, kini kembali dibuka untuk mengurai kendaraan dan masyarakat yang membubarkan diri dari Jalan Asia Afrika atau Alun-alun Bandung. ***

Advertisement
Exit mobile version