Nasional

Tarawih Pertama Ramadan 1443 H, Jamaah Masjid Istiqlal Wajib Scan dan Cek Suhu Tubuh

Published

on

Umat Islam menjalankan ibadah Shalat Tarawih pertama bulan Ramadhan 1443 Hijriyah di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (2/4/2022).

Umat Islam menjalankan ibadah Shalat Tarawih pertama bulan Ramadhan 1443 Hijriyah di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (2/4/2022). (Ant)

FAKTUAL-INDONESIA: Hari pertama pelaksanaan Shalat Tarawih di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (2/4/2022), setelah pemerintah menetapkan awal Ramadhan 1443 Hijriah/2022 Masehi jatuh pada Minggu (3/4/2022), ditandai dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) ketat.

Jamaah wajib melakukan scan melalui aplikasi PeduliLindungi serta dilakukan pengecekan suhu tubuh.

Pada hari pertama ini, jamaah hanya memadati lantai utama, sementara lantai dua hanya terisi sebagian.

Berdasarkan pantauan, pengelola Masjid Istiqlal telah menggelar karpet di lantai utama masjid. Sebelumnya, pengelola tidak memasangkannya.

“Lantai Utama Masjid Istiqlal harus steril, jadi disemprot (dengan disinfektan) secara berkala sebelum dan sesudah (ibadah berlangsung) agar bersih dari virus,” ujar Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar di Istiqlal.

Advertisement

Sperti dipantau dari media antaranews.com, pengurus masjid juga sudah tak menerapkan pembatasan jarak. Shaf diatur rapat namun jamaah tetap harus menerapkan protokol kesehatan seperti tak melepas masker saat beribadah.

“Kami berupaya menghindari penumpukan, oleh karenanya pintu masuk, lokasi parkir, tempat penitipan sandal dan sebagainya diperhatikan, agar kerumunannya berkurang,” ujar Nasaruddin.

Guna menghindari dari hal-hal yang tidak diinginkan, Nasaruddin mengimbau kepada masyarakat untuk lebih memperhatikan kesehatannya sebelum beraktivitas di tempat terbuka, serta tetap menerapkan protokol kesehatan saat berada di dalam area masjid.

“Kami mengimbau kepada masyarakat, jangan datang ke tempat ramai khususnya Masjid Istiqlal (kalau merasa tidak fit), atau merasa belum divaksin,” kata dia.

Semprot Disinfektan

Advertisement

Pengurus Masjid Raya KH Hasyim Asy’ari  menyemprotkan cairan disinfektan ke seluruh ruangan masjid sebelum menggelar kegiatan shalat Tarawih yang akan dimulai Sabtu sore ini.

“Kita sudah semprotkan disinfektan ke seluruh sisi untuk persiapan shalat Tarawih hari ini. Kita juga siapkan alat pengukur suhu,” kata Kepala Unit Pengelola Terpadu (UPT) Masjid Hasyim Asy’ari, Dikki Syafrin saat dihubungi di Jakarta, Sabtu.

Dikki mengatakan persiapan itu dilakukan agar jalannya ibadah Tarawih sore ini bisa berlangsung dengan aman dan nyaman.

Bahkan untuk memastikan pengunjung mematuhi protokol kesehatan, pihaknya juga menyediakan masker bagi jamaah yang datang tanpa menggunakan masker.

Dikki memperkirakan jamaah yang hadir hari ini akan membeludak mengingat saat ini pengurus tidak membatasi jumlah warga yang datang

Advertisement

“Maksimal daya tampung 2.500 jamaah. Tapi kita belum tahu berapa jamaah yang datang hari ini,” kata dia.

Lebih lanjut, Dikki mengatakan selain mengelar shalat Tarawih, pihaknya juga akan menggelar beberapa kegiatan selama bulan Ramadhan.

Beberapa kegiatan keagamaan juga akan digelar Dewan Kemakmuran Masjid (DKM).

Pihaknya juga akan melakukan pembagian takjil dan buka puasa bersama dengan warga sekitar masjid, ujar dia. ***

Advertisement
Exit mobile version