Nasional

Maulid Nabi, Menag ajak Umat Muslim Teladani Rasulullah Jaga Kerukunan dan Harmoni

Published

on

Menag Yaqut Cholil Qoumas memberikan sambutan pada acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW secara daring, Jumat (7/10/2022).

Menag Yaqut Cholil Qoumas memberikan sambutan pada acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW secara daring, Jumat (7/10/2022).

FAKTUAL-INDONESIA: Umat Islam hari ini merayakan Maulid Nabi Muhammad saw. Menag Yaqut Cholil Qoumas mengajak umat meneladani Rasulullah SAW, termasuk dalam menjaga harmoni dan kerukunan.

“Rasulullah telah memberikan praktik terbaik dalam membangun harmoni dan kerukunan masyarakat Madinah. Umat Islam hidup rukun berdampingan dengan kaum Yahudi dan Nasrani, dieratkan oleh Piagam Madinah,” ujar Menag di Jakarta, Sabtu (8/10/2022).

“Kerukunan adalah pra syarat pembangunan. Praktik baik yang diteladankan Rasulullah di Madinah, sepatutnya dicontoh umat Islam dalam membangun dan memajukan Indonesia di tengah keragaman masyarakatnya,” sambungnya.

Menurut Menag, dengan jumlah terbanyak, umat muslim Indonesia memiliki tanggung jawab besar dalam terus menjaga harmoni Indonesia. Bahkan, dunia melirik keberhasilan Indonesia dalam merawat kerukunan dan menguatkan moderasi beragama.

“Harmoni Indonesia adalah tugas kita bersama untuk merawat dan melestarikan. Tak ada bangsa yang maju tanpa kerukunan. Untuk itulah, harmoni adalah syarat utama laju pembangunan menuju pencapaian emas,” pesan Menag.

Advertisement

Dalam kesempatan itu, Menag juga mengajak umat muslim untuk menengadahkan tangan, mendoakan kepada para korban meninggal dunia di Stadion Kanjuruhan Malang dan banjir di wilayah Jakarta Selatan, khususnya siswa-siswi MTsN 19 Jakarta.

“Semoga seluruh amal kebaikan mereka diterima dan semua dosa diampuni Allah SWT. Amin,” tutur Menag.

Kementerian Agama mengelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tingkat Kenegaraan Tahun 1444 H/2022 M dengan tema ‘Meneladani Rasulullah SAW Menuju Indonesia Maju’.

Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini digelar secara hybrid dari Auditorium HM Rasjidi Kantor Kementerian Agama Jalan MH Thamrin Jakarta.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW juga diikuti para pimpinan dan lembaga negara, duta besar negara sahabat, pimpinan ormas keagamaan, tokoh masyarakat dan tokoh agama.

Advertisement

Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin dalam laporannya menambahkan, Kementerian Agama melaksanakan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tingkat kenegaraan tiap tahunnya. Itu merupakan bentuk komitmen dan meneruskan tradisi baik nan mulia.

yang telah dimulai para pendahulu bangsa.

“Pelaksanaan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Indonesia dilaksanakan dengan beragam tradisi,  dan ekspresi. Ini merupakan momentum untuk mengenang dan meneladani sejarah hidup dan perjuangan Nabi yang Agung. Dan yang paling penting adalah meneladani akhlak dan prilakunya dalam kehidupan sehari-hari,” tandas Kamaruddin Amin.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tingkat Kenegaraan Tahun 1444H diisi dengan uraian hikmah tentang meneladani akhlak Rasulullah SAW yang disampaikan oleh Habib Habib Ali Hasan al-Bahar, Lc, MA., Majelis Syuro Rabithah Alawiyah dan pembacaan doa yang dilantunkan oleh Guru Besar Ilmu al-Qur’an dan Tafsir UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. H. Hamdani Anwar.

Tampak hadir mendampingi Menag, para pejabat eselon I, Staf Khusus, Staf Ahli dan Tenaga Ahli Menag serta pejabat eselon II lainnya. ***

Advertisement

Exit mobile version