Connect with us

Nasional

Kilang Minyak Pertamina Dumai Meledak dan Terbakar, Petugas Kepolisian dan TNI Blokir Warga

Gungdewan

Diterbitkan

pada

Suasana ledakan di Pertamina RU II, Dumai, Sabtu malam, plafon rumah warga banyak yang runtuh, dinding retak retak, dan kaca rumah pecah. (Ant)

Suasana ledakan di Pertamina RU II, Dumai, Sabtu malam, plafon rumah warga banyak yang runtuh, dinding retak retak, dan kaca rumah pecah. (Ant)

FAKTUAL-INDONESIA: Musibah kembali menimpa Pertamina dengan meledak dan terbakarnya Kilang Minyak Putri Tujuh Pertamina RU II Dumai, Provinsi Riau, Sabtu (1/4/2023) malam.

Meledak dan terbakarnya Kilang Minyak Putri Tujuh Pertamina RU II Dumai itu menambah deretan musibah Pertamina setelah terbakarnya Depo Pelumpang, Jakarta Utara dan kapal carter Pertamina di perairan Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kebakaran terjadi setelah dentuman keras disertai getaran kuat diduga berasal dari Kilang Minyak Putri Tujuh Pertamina RU II Dumai, Provinsi Riau, Sabtu malam sekitar pukul 22.40 WIB.

Menurut laporan media yang dipantau dari antaranews.com, dari pantauan di Dumai, Sabtu, warga terdekat kilang minyak yang berada Kelurahan Jaya Mukti dan Tanjung Palas berhamburan keluar rumah. Ratusan warga berdesakan di pintu gerbang kilang minyak untuk melihat kondisi sebenarnya.

Penjagaan kilang minyak Pertamina Dumai saat itu langsung diperketat oleh petugas kepolisian dan TNI untuk memblokir warga yang mendekat.

Advertisement

Selain itu, terpantau arus lalu lintas di sekitar kilang minyak di Jalan Putri Tujuh menjadi macet total karena banyak kendaraan berhenti.

Sejauh ini belum ada keterangan resmi manajemen Pertamina, namun terlihat juga unit pemadam kebakaran dan ambulans mondar-mandir melaju dengan kecepatan tinggi di dalam areal kilang minyak.

Banyak warga melaporkan terdengar bunyi letupan keras berdentum dan menggetarkan perabotan rumah. Dilaporkan juga ledakan terdengar juga sampai ke Pulau Rupat. Masjid Takwa di Jalan Sudirman Dumai juga terdampak akibat insiden di dalam kilang minyak Dumai ini.

“Plafon rumah warga di belakang kilang minyak juga banyak yang runtuh, dan dinding retak retak, kaca rumah pecah,” kata Alex, warga setempat.

Sementara itu, Humas Pertamina Dumai Agustiawan saat dikonfirmasi wartawan mengaku belum bisa menyampaikan keterangan dan segera menyiapkan pernyataan resmi terkait hal itu.

Advertisement

“Kami belum tahu persis. Nanti kami sampaikan rilisnya,” kata Agus. ***

Lanjutkan Membaca