Connect with us

Nasional

Jangan Terkecoh Penampilan, Lurah Mirip Preman Peduli Warga dengan Sumbang Mobil

Gungdewan

Diterbitkan

pada

Lurah Welas yang berpenampilan mirip gangster, tapi dicintai banyak warganya

Lurah Welas yang berpenampilan mirip gangster, tapi dicintai banyak warganya

FAKTUAL-INDONESIA: Ngomong-ngomong soal menilai orang dari penampilannya perlu hati-hati. Pasalnya, penampilan bisa mengecoh.

Memang, biasanya, ada orang yang penampilannya rapi dan lembut maka mencerminkan hati dan perilakuknya baik dan penuh kasih sayang.

Namun ada juga yang penampilannya jauh berbeda dengan perilakuknya.

Penampilannya rapi, baik dan lembut ternyata perilaku sebenarnya tidak tahu aturan, jahat, suka berbohong dan kasar serta jahat.

Penampilan lurah atau kepala desa ini bisa menjadi contoh bagaimana penampilan jauh berbeda dengan perilakunya.

Advertisement

Tersebutlah Lurah di Purwasaba, Kecamatan Banjarnegara, Jawa Tengah.

Namanya, Mandiraja Welas Yuni Nugroho.

Penampilannya berbeda dengan lurah atau Kades lainnya yang biasanya identik dengan penampilan yang rapi dan sopan. Bahkan cenderung kalem.

Lurah Welas ternyata penampilannya seperti preman. Malah mirip gangster. Bagaimana tidak? Sekujur tubuhnya dipenuhi banyak tato. Meski tampil seram, dia dicintai banyak warganya.

Seperti dipantau dari media radarbanten, orang bilang, badannya dibatik tato. Bahkan gambar tato juga menyeberang dan mewarnai kedua tangannya.

Advertisement

Itu tampak dalam video di media sosial instagram yang diunggah akun @millenial_horry Lurah Welas sedang duduk di bangku bulat. Lurah Welas tampak menyalakan rokok sambil mendengarkan lantunan lagu. Tampak jelas tangan kiri dan kanan Lurah Welas dipenuhi tato.

Lurah Welas yang berpenampilan mirip gangster dengan tubuh banyak tato saat membuat video di media sosial instagram. Foto diambil dari akun instagram @bowoprasasty

Sementara, dalam tayangan video lain yang juga diunggah di media sosial instagram oleh akun @bowoprasasty, Lurah Welas tampak baru saja turun dari mobil sedan warna hitam di sebuah jalan desa yang membelah area persawahan. Sambil buka baju dan bercelana pendek, Lurah Welas keluar dari mobil sambil menenteng golok.

Tampak jelas, sekujur badannya dipenuhi tato. Bukan cuma bagian depan. Tapi juga bagian belakang badannya. Lurah Welas segera mendatangi tiga anak muda yang sedang nongkrong. Rupanya, tiga anak muda tersebut sedang pesta miras.

Lurah Welas segera membubarkan sambil menasehati ketiganya agar tidak minum miras. Dengan nada keras, Lurah Welas meminta ketiganya agar sadar bahwa minum miras tidak ada gunanya.

Advertisement

Selidik punya selidik, ternyata Lurah Welas  sedang tiktokan.

Dia mengaku  ingin menepis anggapan bahwa orang bartato identik dengan orang jahat. Baginya, tato adalah karya seni yang tinggi. Semua tato yang membanjiri tubuhnya bergambar wanita geisha. Setidaknya ada empat tato geisha di tubuhnya.

Meski terkesan sangar, namun Lurah Welas dikenal dekat dengan warganya. Tak sedikit juga menyukai dan mencintai gaya kepemimpinan Lurah Welas. Baru saja dilantik menjadi lurah, dia menyumbangkan mobil pribadinya kepada warga. Mobil itu digunakan 100 persen untuk keperluan warga yang bersifat urgen. Mulai dari mengantar warga yang sakit. Sampai kepada ibu-ibu yang akan melahirkan.

Jadi jangan terkecoh penampilan. Perlu diperiksa dulu lebih dalam. ***

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Advertisement