Nasional
Gunung Semeru Alami 12 Kali Gempa Letusan periode Senin 6 Juli 2026 pukul 06.00-12.00 WIB

Gunung Api Semeru di Jawa Timur terlihat jelas, Senin (6/7/2026), teramati asap kawah utama berwarna putih dan kelabu dengan intensitas tipis hingga sedang tinggi sekitar 200-300 meter dari puncak. (Magma Indonesia)
FAKTUAL INDONESIA: Gunung Semeru yang berstatus Level III atau Siaga, mengalami 12 kali gempa Letusan/Erupsi dengan amplitudo 10-22 mm, dan lama gempa 67-136 detik pada periode Senin (6/7/2026) mulai pukul 06.00 – 12.00 WIB.
Demikian yang dilansir laman Magma Indonedia, Senin. Selain itu disebutkan pula, Gunung Semeru yang terletak di Kabupaten/Kota Lumajang/Malang, Jawa Timur dengan posisi geografis di Latitude -8.108°LU, Longitude 112.92°BT dan memiliki ketinggian 3676 mdpl itu juga mengalami 2 kali gempa Guguran dengan amplitudo 2-3 mm dan lama gempa 34-53 detik,
5 kali gempa Hembusan dengan amplitudo 3-5 mm, dan lama gempa 35-54 detik.
“3 kali gempa Tektonik Jauh dengan amplitudo 6-36 mm, S-P 17-31 detik dan lama gempa 45-62 detik,” tulis Magma Indonesia.
Atas aktivitas Gunung Semeru maka PVMBG memberikan rekomendasi:
- Tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi). Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak.
- Tidak beraktivitas dalam radius 5 Km dari kawah/puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar).
- Mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan. ***