Home Nasional Gempa Guncang Palu, Talaud, Nias Utara dan Aceh Tidak Picu Tsunami

Gempa Guncang Palu, Talaud, Nias Utara dan Aceh Tidak Picu Tsunami

oleh Gungdewan
Gempa mengguncang beberapa wilayah Indonesia dari pagi, siang hingga sore di Palu, Talaud, Nias dan Aceh

Gempa mengguncang beberapa wilayah Indonesia dari pagi, siang hingga sore di Palu, Talaud, Nias dan Aceh

FAKTUALid – Gempa bumi menguncang beberapa wilayah Indonesia di Pulau Sumatera dan Sulawesi, Sabtu (10/7/2021) pagi, siang dan sore. Mulai dari Aceh, Nias, Palu dan Talaud.

Menurut BMKG, gempa bumi melanda Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (10/7/2021) pukul 14.57 WIB, dengan kekuatan 4,1 magnitudo.

Pusat gempa bumi berada di darat, 9 kilometer selatan Palu, Sulawesi Tengah.

Kedalaman pusat gempa berada di 7 kilometer.

Gempa juga dirasakan di wilayah sekitar yaitu Sigi.

Wilayah Sinabang, Aceh berdasarakan laporan BMKG, diguncang gempa  pukul 14.11 WIB dengan kekuatan 5,2 magnitudo.

Pusat gempa bumi berada di 419 kilometer barat daya Sinabang, Aceh.  

Getaran gempa dengan kekuatan magnitude 5,6 yang berpusat di 75 kilometer, Barat Laut Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara, Sabtu terasa hingga Kota Gunungsitoli.

Gempa tektoknik dengan magnitudo 6,2 yang mengguncang Kabupaten Talaud, Sulawesi Utara, pada Sabtu pukul 07.43.55 WIB.

BMKG mengumumkan, baik gempa di Palu, Aceh, Nias maupunTalaud tidak berpotensi tsunami. Namun BMKG tetap mengimbau agar masyarakat waspada dan tidak terpancing kabar yang tidak benar.

Seperti dilaporkan laman antaranews.com, gempa di Nias terjadi Sabtu sekitar pukul 09.41 WIB tersebut.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nias Utara Herman Zebua melalui grup Whasapp Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Gunungsitoli memberitahu jika getaran gempa terasa di Nias Utara tetapi tidak menimbulkan kepanikan.

Sedangkan getaran gempa di Kota Gunungsitoli ada sebagian warga yang tidak merasakan getaran gempa.

“Saya tidak ada merasakan gempa, mungkin gempa lokal itu,” ucap Kristian salah seorang warga Gunungsitoli.

Namun sebagian besar merasakan getaran gempa bahkan ada warga yang panik dan lari sambil memberitahu tetangga kalau ada gempa.

Berdasarkan keterangan BMKG Gunungsitoli yang dilansir di grup BMKG, diketahui jika kekuatan gempa yang terjadi, Sabtu sekitar pukul 09.42 WIB adalah magnitudo 5,6.

Gempa yang berpusat 75 km barat laut Nias Utara, 84 km tenggara Sinabang-Aceh, 109 km Barat Daya Kabupaten Aceh Singkil, 268 km Barat Daya Medan dan 1423 km Barat Laut Jakarta tidak berpotensi tsunami.

Sementara itu gempa tektoknik dengan magnitudo 6,2 yang mengguncang Kabupaten Talaud, Sulawesi Utara, pada Sabtu pukul 07.43.55 WIB dengan pusat gempa terletak pada koordinat 2,99° LU : 126,64° BT , atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 112 km arah darat daya Kota Melonguane pada kedalaman 23 km tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Dalam keterangan tertulis di Jakata, Sabtu, BMKG menyebutkan gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya deformasi atau penyesaran pada Lempeng Laut Maluku. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi itu memiliki mekanisme pergerakan sesar naik.

Guncangan gempa bumi dirasakan di daerah Sangihe III-IV MMI ( bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah ), Tomohon, Bitung, Boltim II MMI ( getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang ).

Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi tidak berpotensi tsunami.

Hingga pukul 08.45 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya delapan aktivitas gempa bumi susulan ( aftershock ) dengan magnitudo terbesar 5,8 dan terkecil 3,5.

Masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah. ***

You may also like

Tinggalkan Komentar