Nasional
Erupsi di Hari Minggu, Gunung Semeru Tiga Kali Lontarkan Kolom Abu Setinggi 900 Meter
Gunung Semeru yang terletak di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, erupsi dengan tinggi kolom abu teramati ± 900 m, Minggu (22/2/2026), pukul 07.49 WIN. (Magma)
FAKTUAL INDONESIA: Sepanjang Minggu (22/2/2026), Gunung Semeru di Jawa Timur berdasarkan laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tercatat enam kali erupsi.
Erupsi Gunung Semeru yang berstatus siaga atau level III terjadi dalam rentang waktu pukul 06.01 hingga 22.56 WIB.
Menurut laporan petugas PVMBG Sigit Rian Alfian dari enam kali erupsi itu Gunung Semeru melontarkan kolom abu setinggi ± 900 m di atas puncak sebanyak tiga kali. Dalam erupsi lainnya Gunung Semeru melontarkan kolom abu 800 m, 700 m dan bahkan pada pukul 22.56 tidak teramati.
Baca Juga : Di Penghujung Selasa, Gunung Semeru Erupsi dengan Tinggi Kolom Abu 1 Km
“Terjadi erupsi G. Semeru pada hari Minggu, 22 Februari 2026, pukul 22:56 WIB. Visual letusan tidak teramati. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 23 mm dan durasi 145 detik,” tulis Sigit Rian Alfian.
Dalam laporan lainnya, Sigit Rian Alfian melansir erupsi Gunung Semeru dengan kolom abu setinggi 900 m pukul 07.49, 07.35 dan 07.04.
“Terjadi erupsi G. Semeru pada hari Minggu, 22 Februari 2026, pukul 07:49 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 900 m di atas puncak (± 4576 m di atas permukaan laut). Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah utara dan timur laut. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 21 mm dan durasi 84 detik,” paparnya seperti dilansir laman magma.esdm.
Baca Juga : Gunung Semeru Kembali Erupsi, Awan Panas Meluncur 6 Kilometer ke Arah Tenggara
Sedangkan awal erupsi Gunung Semeru hari ini terjadi pukul 06.01. Petugas PVMBG Yadi Yuliandi, AMd melaporkan: “Terjadi erupsi G. Semeru pada hari Minggu, 22 Februari 2026, pukul 06:01 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 700 m di atas puncak (± 4376 m di atas permukaan laut). Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah timur laut. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 135 detik.” ***
