Nasional

Bencana Negeriku: Badai Aceh Barat Rengut 1 Nyawa, Banjir Kutai Barat Kaltim Lampaui 100 cm

Published

on

Badai disertai hujan lebat, Rabu (22/5/2024) petang, menerjang Kabupaten Aceh Barat, Aceh sementara banjir di Kutai Barat, Kalimantan Timur (Kaltim) tingginya melampaui 100 cm

FAKTUAL INDONESIA: Badai disertai hujan lebat menerjang Aceh Barat, Aceh dan banjir di Kutai Barat, Kalimantan Timur (Kaltim) tingginya melampaui 100 cm menabah deretan bencana di Tanah Air.

Terjangan badai disertai hujan lebat di Aceh Barat merengut 1 (satu) nyawa warga dan merusak 3 (tiga) rumah.

Sedangkan  berapa kawasan di Kutai Barat, Kaltim, terendam banjir yang tinggi airnya melampaui 100 cm akibat hujan yang tidak menentu.

Dalam pantauan media online, antaranews.com melaporkanBadan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat mencatat sebanyak tiga unit rumah warga di sejumlah kecamatan di daerah tersebut rusak parah setelah kawasan ini dilanda angin kencang (badai) disertai hujan lebat pada Rabu sore.

“Kerusakan yang ditimbulkan dalam bencana alam angin kencang atau badai ini sangat parah,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Aceh Barat, Teuku Ronal kepada ANTARA, Rabu malam di Meulaboh.

Dalam bencana tersebut, seorang warga bernama Paneuk (70 tahun) warga Desa Karak, Kecamatan Woyla Barat, Kabupaten Aceh Barat meninggal dunia karena diduga tertimpa pohon pinak saat hendak berwudhu.

Advertisement

Korban telah dimakamkan oleh pihak keluarga di desanya, kata Teuku Ronal.

Selain itu, kata dia, angin kencang yang terjadi pada Rabu sore juga menyebabkan beberapa rumah warga di Aceh Bara rusak parah, di antaranya seperti di Desa Lueng Tanoh Tho, Kecamatan Woyla, Kabupaten Aceh Barat.

Kemudian rumah warga di Desa Kuala Manyeu, Kecamatan Panton Reue, Kabupaten Aceh Barat juga mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon.

Badai juga merusak satu unit rumah warga di Desa Cot Keumudee, Kecamatan Woyla, Kabupaten Aceh Barat.

​​​​​​​Teuku Ronal mengatakan selain itu sejumlah pohon juga dilaporkan tumbang di sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Barat, akibat bencana alam alam.

Advertisement

Ia mengatakan hingga Rabu malam, petugas dari BPBD Kabupaten Aceh Barat terus berupaya melakukan pembersihan pohon yang tumbang , termasuk melakukan pemantauan ke sejumlah lokasi.

“Kami juga menyiagakan anggota di lokasi dengan membawa perlengkapan sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan di lapangan,” demikian Teuku Ronal.

Banjir Lampaui 100 Cm

Tim Search abd Rescue (SAR) gabungan dari berbagai unsur di  Kalimantan Timur (Kaltim) kembali menyalurkan bantuan logistik untuk korban banjir di Kabupaten Mahakam Ulu dan Kutai Barat.

“Banjir di Mahakam Ulu sudah surut, sehingga kini tim beralih melakukan penanganan korban banjir pada sejumlah kecamatan di Kutai Barat,” ujar Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Kaltim Dody Setiawan dalam rilis ke Samarinda, Rabu.

Advertisement

Pendistribusian logistik dilakukan menggunakan perahu karet milik Basarnas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutai Barat, dan Tim Gerak Cepat ERG PPA mulai dari daerah hulu yakni Kecamatan Long Iram sampai ke hilir meliputi Kecamatan Mook Manaar Bulatn, Kecamatan Tering, dan Kecamatan Melak.

Dalam beberapa hari ini, lanjutnya, debit air Sungai Mahakam yang merendam beberapa kawasan di Kutai Barat masih tidak stabil atau turun naik, akibat dari cuaca di hulu sungai yang kadang hujan lebat.

Rincian kawasan yang terendam banjir di Kutai Barat hingga Rabu (22/5) meliputi Kampung Tering Lama Ulu di RT 01, 02, 03, dan RT 04 dengan ketinggian air rata-rata 100 cm, Kampung Tering Lama terjadi di RT 01, 02, 03, 04, 05, dan RT 06 dengan ketinggian air rata 200 cm.

Di Kampung Purworejo terjadi di RT 01, 02, 03 dan RT 04 dengan ketinggian air 100 cm, di Kampung Muyub Ilir terjadi di RT 01, 02, dan 03 dengan ketinggian air rata-rata 150 cm, serta Kampung Gabung Baru terjadi di RT 01 dan 02 dengan ketinggian air rata-rata 300 cm.

mpung Linggang Muara Mujan banjir terjadi di RT 01, 02, 03, 04, dan RT 05, dengan ketinggian air rata-rata 100 cm, kemudian di Kampung Tering Baru banjir terjadi di RT 01 dengan ketinggian air 100 cm.

Advertisement

Tim gabungan yang terlibat dalam penanganan ini adalah Tim Rescue Kantor SAR Balikpapan, Tim Rescue Pos SAR Samarinda, Dinas Kesehatan Kaltim, Dinas Sosial Kaltim, BPBD Kaltim, BPBD Samarinda, BPBD Kutai Barat, BPBD Mahakam Ulu, Polsek Kutai Barat, dan Polres Mahakam Ulu.

“Sedangkan sarana dan prasarana yang digunakan seperti perahu karet, speed boat, drone, peralatan komunikasi, peralatan SAR air lengkap, dan perlengkapan medis dari Dinas Kesehatan,” kata Dody. ***

Exit mobile version