Nasional

Bencana Negeriku: 3 Desa di Biluhu dan Tenilo Gorontalo Dilanda Banjir Bandang Disertai Lumpur

Published

on

Bencana Negeriku: 3 Desa di Biluhu dan Tenilo Gorontalo Dilanda Banjir Bandang Disertai Lumpur

Bencana negeriku kali ini terjadi di Kecamatan Biluhu Kabupaten Gorontalo dan Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo, Rabu (26/6/2024)

FAKTUAL INDONESIA: Warga mengungsi ke perbukitan dan jembatan penghubung putus terjadi ketika banjir melanda 3 (tiga) desa  di Kecamatan Biluhu, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, Rabu (26/6/2024) pagi.

Sementara itu banjir bandang yang disertai material lumpur dan batang pohon menerjang Kelurahan Tenilo, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo, pada hari yang sama.

Banjir yang melanda Gorontalo itu dipicu oleh guyuran hujan dengan intensitas lebat sehingga mengakibatkan air menerjang dan merendam rumah warga.

Dalam pantauan media online seperti dilaporkan antaranews.com, Camat Biluhu Ahmad Baderan di Gorontalo, Rabu, menyebutkan tiga desa itu yakni Desa Biluhu Barat, Desa Lobuto, dan Desa Lobuto Timur.

Baca Juga : Bencana Negeriku: Korban Banjir Tanah Longsor Nias Barat Sumut Capai 4.000 Warga dan Rusak Area Persawahan

“Untuk sementara jumlah kepala keluarga yang terdampak masih kita hitung,” kata dia.

Advertisement

Untuk data awal, kata Ahmad, tercatat 49 kepala keluarga terdampak banjir di Dusun Milango, Desa Lobuto. Satu unit rumah di Desa Lobuto dan satu unit rumah di Desa Biluhu Barat dilaporkan hanyut dan jembatan di Dusun Balombo putus.

“Untuk memantau itu kita ada kesulitan karena kita masih berusaha untuk mengevakuasi warga yang kemungkinan akan terjebak dengan banjir,” kata dia.

Salah seorang warga Tika Manggasara mengatakan banjir mulai melanda wilayah itu pukul 11.00 WITA dan mengakibatkan rumah terendam banjir.

Ia mengatakan, ada dua rumah yang paling parah diterjang banjir dan mengakibatkan dua penghuni rumah tersebut harus mengungsi di perbukitan yang ada di belakang rumah mereka.

Tika mengatakan dua rumah warga yang terparah diterjang banjir tersebut milik Fatma Poyiyie dan Opin. Ia menjelaskan sejumlah isi rumah hanyut terbawa arus banjir, selain itu barang elektronik seperti televisi dan kulkas rusak karena terendam air.

Advertisement
Baca Juga : Bencana Negeriku: Meski 1 Korban Longsor Lumajang Belum Ditemukan, Operasi Pencarian Resmi Dihentikan

Dia mengatakan jembatan yang menghubungkan Dusun Balombo dan Dusun Momala terputus, karena tidak kuat menahan arus sungai yang deras.

Paling Parah

Banjir bandang yang disertai material lumpur dan batang pohon menerjang Kelurahan Tenilo, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo, Rabu.

Lurah Tenilo Gamarudin Daud mengatakan, banjir kali ini adalah yang paling parah, karena air deras yang membawa material hingga ke jalan dan halaman warga.

“Semua organisasi perangkat daerah (OPD) sudah ada di lapangan,” ucap dia.

Advertisement

Salah seorang warga Tenilo Atiek Laadi mengatakan air mulai menerjang deras pada pukul 16.00 Wita.

“Awalnya hujan tidak terlalu deras mengguyur, saat sore hari mulai deras dan air mulai naik hingga masuk ke rumah,” ucap dia.

Atiek mengatakan jika air deras membawa berbagai material mulai lumpur hingga batang kayu dengan ukuran yang cukup besar.

Baca Juga : Bencana Negeriku: Banjir Rendam 330 Rumah di Sorong Selatan Papua Barat Daya, Warga Mengungsi ke Hutan

“Sekarang jalanan sudah dipenuhi air dan lumpur, rumah dan warung saya sudah terendam air banjir,” ujar dia.

Ia mengungkapkan, air berasal dari perbukitan yang berada di wilayah itu.***

Advertisement

Exit mobile version