Connect with us

Nasional

Banjir Lampung Selatan Rendam 300 Rumah Warga, Petugas Evakuasi Warga Lansia, Anak-anak dan Bayi

Gungdewan

Diterbitkan

pada

BPBD Lampung Selatan mengevakuasi para korban yang masih terjebak banjir menggunakan perahu karet dan Personel Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandarlampung membantu evakuasi seorang bayi 3 bulan dan lansia dari jebakan banjir.

BPBD Lampung Selatan mengevakuasi para korban yang masih terjebak banjir menggunakan perahu karet dan Personel Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandarlampung membantu evakuasi seorang bayi 3 bulan dan lansia dari jebakan banjir.

FAKTUAL INDONESIA: Banjir akibat hujan deras telah merendam ratusan rumah di Desa Hajimena, Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan, Sabtu (24/2/2024).

Saking tingginya air akibat banjir itu ada warga yang harus naik ke atap rumah untuk menghindari genangan air yang terus meninggi.

Camat Kecamatan Natar, Supi’ah mengatakan bahwa banjir telah merendam permukiman warga di Desa Hajimena.

“Yang terdampak banjir ini ada enam dusun, di Desa Hajimena, saat ini tim SAR gabungan sedang berusaha mengevakuasi para korban banjir,” kata Supi’ah.

Ia mengatakan, banjir terjadi akibat hujan deras yang melanda wilayah tersebut sejak pukul sore hari dengan intensitas tinggi, sehingga mengakibatkan sungai yang ada di desa itu meluap dan masuk ke permukiman warga.

Advertisement

“Ketinggian banjir saat ini ada yang sampai menenggelamkan rumah, dan berdasarkan data sekitar kurang lebih 300 rumah terendam banjir,” katanya.

“Saat ini kondisi hujan di lokasi sudah mulai reda dan namun air banjir masih tinggi,” ujar dia.

Dalam pantauan media online, antaranews.com melansir, sementara itu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Selatan menerjunkan personel dan dua perahu karet untuk mengevakuasi warga terdampak banjir.

Sejak Sabtu pukul 19:00 WIB hingga Minggu dini hari pukul 00:00 WIB para petugas BPBD terus mengevakuasi/mengangkut warga lanjut usia dan anak-anak serta bayi yang terjebak banjir.

“BPBD Lampung Selatan saat ini sedang berjuang mengevakuasi warga yang masih terjebak banjir di Desa Hajimena,” kata Ketua Pelaksana BPBD Lampung Selatan Ariswandi, di Natar, Minggu.

Advertisement

Ia mengatakan banjir yang diakibatkan hujan dengan intensitas tinggi  itu merendam ratusan rumah di Desa Hajimena.

“Banjir hingga saat ini masih tinggi dan ada warga yang sampai naik di atap rumah. Kami tim BPBD terus berupaya mengevakuasi para korban yang masih terjebak banjir,” katanya.

Dia mengatakan bahwa BPBD terus berkoordinasi dengan Badan SAR Nasional (Basarnas) dan pihak-pihak terkait lainnya untuk penyelamatan di berbagai lokasi yang dilanda banjir.

Bayi 3 Bulan

Personel Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandarlampung berhasil mengevakuasi bayi usia 3 bulan dan orang dengan lanjut usia (lansia) dari jebakan banjir yang terjadi di Jalan Nyunyai, Rajabasa.

Advertisement

“Ya, personel kami berhasil mengevakuasi bayi dan lansia dari jebakan banjir di salah satu rumah yang berada di Jalan Nyunyai,” kata Kabid Pemadaman pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandarlampung Irman Saputra, dihubungi di Bandarlampung, Sabtu.

Dia menjelaskan, penyelamatan terhadap mereka berdua didahulukan sebab saat sampai di lokasi warga setempat memberitahu, terdapat satu rumah yang di dalamnya ada bayi usia tiga bulan dan wanita lansia.

“Jadi memang saat banjir ada laporan dan diperintahkan oleh pimpinan ke lokasi tersebut guna ikut membantu penanganannya. Tapi saat di lokasi sejumlah warga memberitahu kami bahwa ada satu rumah di dalamnya ada bayi dan lansia yang terjebak banjir,” kata dia.

Irman mengungkapkan, saat petugas datang untuk mengevakuasi, bayi tersebut di taruh di atas meja yang mengambang oleh keluarganya agar tidak terkena air.

“Di rumah tadi ada empat orang, semua sudah berhasil kami evakuasi ke rumah warga terdekat serta diberikan susu untuk si bayi. Untuk air saat hujan lebat tadi, ketinggiannya kurang lebih sampai ke dada orang dewasa di Jalan Nyunyai tersebut,” kata dia.

Advertisement

Irman mengatakan, saat ini personel Damkarmat Bandarlampung masih terus membantu penangan banjir yang melanda sejumlah wilayah di kota ini akibat hujan deras yang turun sejak sore.

“Untuk di Jalan Nyunyai sesuai perintah pimpinan ada sekitar 15 personel yang membantu penangan banjir, dampak dari hujan lebat yang turun sejak sore,” kata dia.

Diketahui hujan dengan intensitas tinggi mengguyur Kota Bandarlampung sekitar pukul 15.50 WIB hingga pukul 19.00 WIB, yang menyebabkan sejumlah wilayah di kota ini mengalami kebanjiran yang di antaranya seperti di Jalan Nyunyai, Rajabasa, Kedaung Kemiling, dan Pasar Ambon Teluk Betung Selatan. ***

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Advertisement