Nasional

Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi: Enam – Tujuh Orang Masih Terjebak di Gerbong

Published

on

Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi: Enam - Tujuh Orang Masih Terjebak di Gerbong

Kesibukan petugas gabungan untuk mengevakuasi korban meninggal, luka-luka dan selamat pada tabrakan ketera Argo Bromo Anggrek menabrak Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, Senin (27/4/2026) malam. (Foto : Istimewa)

FAKTUAL INDONESIA: Setelah dilakukan evakuasi selama 9 jam, masih ada tujuh orang yang terjebak di gerbong  dalam tragedi ketera Argo Bromo Anggrek menabrak Kereta Rel Listrik (KRL) di  Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, Senin (27/4/2026) malam.

Dalam kejadian itu Argo Bromo Anggrek menabrak gerbong paling belakang dari KRL.

Seperti dipantau dari siaran langsung kompastv, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia, Bobby Rasyidin, menyatakan enam hingga tujuh penumpang masih terjebak dalam gerbong KRL. “Untuk posisi korban yang masih terjepit di gerbong KRL sampai malam hari ini sekitar enam, tujuh orang,” kata Bobby.

Baca Juga : 7 Tewas Akibat Tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL Bekasi

Ia menjelaskan kondisi korban yang terjebak masih dalam keadaan terperangkap sehingga membutuhkan upaya evakuasi mekanik menggunakan alat berat dan pemotongan rangkaian untuk mempercepat proses penyelamatan.

KAI telah melakukan pemotongan sebagian rangkaian KA Argo Bromo Anggrek dan menarik sebagian gerbong ke arah Bekasi guna memudahkan akses evakuasi.

Advertisement

Dalam upaya penyelamatan, tim di lapangan memberikan bantuan oksigen serta pertolongan darurat lainnya kepada korban yang masih terjebak sambil menunggu proses evakuasi selesai.

Baca Juga : KAI Ungkap KRL Terhenti Usai Menabrak Taksi, Lalu Ditabrak KA Argo Bromo

Ia menegaskan KAI terus berupaya semaksimal mungkin dalam melakukan evakuasi dengan mempercepat proses pemotongan mekanik pada bagian gerbong yang menghambat akses terhadap korban.

Sementara itu, sebanyak 71 korban lainnya tengah menjalani observasi dan perawatan di sejumlah rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

KAI memastikan seluruh korban luka mendapatkan perawatan optimal di fasilitas kesehatan, dengan koordinasi intensif bersama tenaga medis untuk mempercepat proses pemulihan para penumpang yang terdampak.

Baca Juga : KA Jarak Jauh Argo Bromo Tabrakan dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur

Ia menambahkan kondisi masinis dilaporkan selamat dan telah berada di luar rangkaian kereta, sementara sejumlah petugas dan penumpang KA jarak jauh juga mengalami luka akibat benturan.

Advertisement

Terkait kronologi awal, Bobby menyebut insiden diduga bermula dari adanya temperan dengan kendaraan di perlintasan sebidang yang diduga mempengaruhi sistem operasional di wilayah Bekasi Timur.

Meski begitu, untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, KAI menyerahkan proses investigasi sepenuhnya kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) guna memperoleh hasil objektif sebagai dasar evaluasi perbaikan ke depan. ***

Exit mobile version