Otomotif

Sederet Kebiasaan yang Bisa Merusak Setir Mobil, Hindari!

Published

on

kebiasaan yang merusak setir mobil

Foto Ilustrasi (Istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA: Untuk menunjang mobilitas, banyak orang memilih mobil sebagai kendaraan harian. Setiap kali menyetir, pengemudi akan akrab dengan lingkar kemudi atau setir. Tanpa disadari, banyak yang tidak memerhatukan peranti satu ini dan kerap melakukan kebiasaan yang merusak setir mobil.

Setir menjadi alat pengendalian utama untuk menentukan arah lajunya mobil. Sebagian pemilik kendaraan roda empat keap melapisi pernati ini dengan bahan kulit maupun karet supaya dapat digenggamnya dan digunakan dengan nyaman.

Sama hal mesin, kemudi mobil sebenarnya juga perlu diperhatikan dan dirawat. Seiring penggunaan, bagian permukaan setir menjadi kusam dan rusak. Bahkan bisa saja terjadi dalam waktu yang singkat karena sejumlah kebiasaan. Lantas, apa saja kebiasaan yang merusak setir mobil namun jarang disadari?

Baca juga: 5 Cara Mengatasi Setir Mobil Berat, Tak Perlu Panik

Berikut beberapa kebiasaan yang merusak setir mobil, yang telah faktualid.com rangkum dari otodriver dan kompas.

1. Keringat telapak tangan

Foto Ilustrasi (Istimewa)

Kebiasaan yang merusak setir mobil, yang pertama yaitu berasal dari keringat telapak tangan. Iman Gozali dari bengkel interior Deltri Interior menerangkan bahwa salah satu penyebab setir mobil cepat rusak yakni keringat yang keluar dari telapak tangan.

Air keringat tersebut apabila dibiarkan bisa mengendap di lapisan luar kemudi. Oleh sebab itu, ia menyarankan untuk memastikan tangan dalam keadaan kering.

Advertisement

“Sebaiknya jika mau nyetir, tangan harus dalam keadaan kering, jika berkeringat harus dilap terlebih dahulu,” kata Imam.

2. Penggunaan aksesoris tangan

Beberapa pria memang sering memakai berbagai aksesoris di tangan seperti cincin. Meski bisa menunjang penampilan, ternyata penggunaan aksesoris tersebut menjadi kebiasaan yang merusak setir mobil.

Pengemudi yang mengenakan cincin pada jari tangan nantinya dapat menggores setir ketika berkendara.

“Cincin juga bisa ngerusak permukaan setir, jika mau setir lebih awet, hindari tangan berkeringat dan pemakaian cincin di tangan,” terang Iman.

3. Setir mobil memiliki jangka waktu pemakaian

Foto Ilustrasi (Istimewa)

Iman Gozali juga menerangkan bahwa setir mobil biasanya memiliki jangka waktu pemakaian.

“Banyak sekali karet atau kulit pembungkus setir rusak. Biasanya, mobil yang sering digunakan, setirnya belel apalagi untuk beberapa model mobil umurnya sangat singkat. Sebenarnya setir mobil juga ada umurnya,” katanya.

Advertisement

Baca juga: 3 Tips Merawat Karet-Karet Mobil ala Rifat Sungkar

Jika mobil sudah berusia cukup lama dan sering digunakan, sebaiknya ganti dengan yang baru atau mereparasinya agar terlihat indah layaknya setir baru.

4. Hindari kebiasaan putar setir mobil hingga mentok

Foto Ilustrasi (Istimewa)

Ketika mengemudi, tak sedikit yang memiliki kebiasaan memutar kemudi hingga mentok. Kebiasaan ini ternyata berpotensi merusak komponen setir mobil yang mengandalkan sistem power steering hidrolik.

Mobil memiliki batas putaran setir supaya bisa dikendalikan saat melaju (ada stopper-nya). Jika dipaksakan terus hingga mentok, ini bisa merusak steering gear.

Tidak hanya itu, kebiasaan yang merusak setir mobil ini bisa berpengaruh di beberapa bagian di power steering yang terbuat dari karet seperti seal pompa, sejalan meningginya tekanan minyak di bagian tersebut.

Diketahui, minyak atau oli power steering mobil berfungsi sebagai pelumas dan menyalurkan tenaga dari pompa power steering ke steering rack.

Saat seal pompa bocor, oli tadi secara perlahan akan berhenti untuk melumasi steering rack. Dengan begitu, bisa berakibat munculnya suara dengung saat setir dibelokkan dan menjadi berat.

Advertisement

Itulah bebebrapa kebiasaan yang merusak setir mobil namun jarang disadari. Ketika sudah mengetahui sebisa mungkin hindari kebiasaan tersebut agar kemudi tetap dalam kondisi prima.***

Baca juga: Inilah 2 Cara Mengatasi Air Wiper Mampet, Cukup Gunakan Jarum

Exit mobile version