Otomotif
Krisis Chip, Motor Honda Bakal Inden Lama

Honda Beat 2022. (ist)
FAKTUAL-INDONESIA : Krisis chip semikonduktor tak hanya melanda kendaraan roda empat, namun juga kendaraan roda dua. Dua perusahaan produsen kendaraan bermotor terbesar di Jepang yaitu Yamaha dan Honda mengalami masalah tersebut.
Dalam keterangan persnya, PT Astra Honda Motor (AHM) juga memastikan bahwa krisis chip mempengaruhi produk-produk motor mereka. AHM mengumumkan keterlambatan pengiriman sepeda motor kepada konsumen dikarenakan hal tersebut.
Dijelaskan oleh AHM, semikonduktor merupakan salah satu komponen penting bagi sejumlah industri, termasuk otomotif. Tanpa chip semikonduktor, sepeda motor tidak bisa diproduksi dengan sempurna.
“Terima kasih kepada konsumen yang telah memilih sepeda motor Honda sebagai partner berkendara dan telah bersabar menunggu kedatangan sepeda motor impiannya. Kami mohon maaf telah membuat Anda menunggu lebih lama,” tulis AHM dalam pernyataannya, Selasa (31/5/2022).
“Saat ini kami sedang berusaha untuk mengatasi masalah tersebut untuk memenuhi keinginan konsumen setia sepeda motor Honda sebaik-baiknya. Ini komitmen kami, seperti yang selama ini sudah kami lakukan untuk selalu memberikan produk dan layanan terbaik bagi konsumen kami di Indonesia sesuai semangat Satu Hati,” lanjutnya.
Sementara itu, General Manager Corporate Communication AHM Ahmad Muhibbuddin seperti dikutip Detik, menjelaskan bahwa kendaraan jenis matic yang mengalami gangguan keterlambatan karena chip semikonduktor.
Jenis produk motor skuter matik (skutik) Honda saat ini antara lain Honda BeAT, BeAT Street, Genio, Scoopy, Vario 125, Vario 160, PCX, ADV 150, PCX e:HEV, serta Honda Forza. Untuk jenis ini akan mengalami keterlambatan.
“Terima kasih kepada konsumen yang telah memilih sepeda motor Honda sebagai partner berkendara dan telah bersabar menunggu kedatangan sepeda motor impiannya,” sebut AHM.***