Connect with us

Lifestyle

7 Faktor Penyebab KDRT yang Umum Terjadi, Ketahui Juga Solusi dan Cara Mencegahnya

Avatar

Diterbitkan

pada

penyebab kdrt

Ilustrasi KDRT (Foto: Istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA: Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) merupakan pelanggaran hak asasi manusia dan kejahatan terhadap martabat kemanusiaan serta merupakan bentuk diskriminasi. KDRT termasuk masalah serius dan tidak boleh dianggap sepele. Sebelum terjadi, tentu ada penyebab KDRT yang umum terjadi.

KDRT adalah setiap perbuatan terhadap seseorang terutama perempuan, yang berakibat timbulnya kesengsaraan atau penderitaan secara fisik, seksual, psikologis, dan atau penelantaran rumah tangga termasuk ancaman untuk melakukan perbuatan, pemaksaan, atau perampasan kemerdekaan secara melawan hukum dalam lingkup rumah tangga.

Apapun faktor penyebab KDRT, perbuatan ini sangat tidak dibenarkan karena memberikan dampak buruk bagi pasangan. Meski alasan seseorang melakukan perbuatan ini beragam, akan tetapi yang paling umum adalah faktor ekonomi.

KDRT dimulai ketika salah satu pihak dalam sebuah hubungan merasa perlu mengendalikan hingga mendominasi pasangannya. Saat suami sudah tidak terkendali, bermain tangan sangat mungkin terjadi. Sebagian besar korban KDRT adalah perempuan. Lantas, apa saja penyebab KDRT yang umum terjadi?

Baca juga: Pelaporan Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan Masih Tidak Sebanding dengan Kapasitas Penanganan

Berikut beberapa faktor penyebab KDRT yang umum terjadi, yang telah faktualid.com rangkum dari berbagai sumber.

Advertisement

1. Hubungan tidak seimbang

Faktor penyebab KDRT yang pertama adalah hubungan tidak seimbang. Sebagai laki-laki, sudah menjadi kewajiban suami untuk memimpin rumah tangga. Namun, budaya patriarki membuat laki-laki berada di tingkat kekuasaan yang lebih tinggi daripada istri.

Akibatnya, sang istri tidak jarang ketika sudah menikah dianggap milik suaminya. Sejumlah orang ada yang memandang istrinya hanya sebagai pelayan suami, objek seks, atau apa pun yang diinginkan suami harus dituruti. Jika ini terjadi, dapat dikatakan ini jadi awal keretakan rumah tangga.

2. Metode menyelesiakan masalah

penyebab kdrt

Foto Ilustrasi (Istimewa)

Kekerasan dalam rumah tangga bisa terjadi oleh berbagai sebab. Salah satunya adalah ketidaksesuaian harapan dengan kenyataan suami. Umumnya, kekerasan terhadap perumpuan dilatar belakangi oleh ketidaksesuaian harapan dengan kenyataan suami.

Kekerasan dilakukan dengan tujuan agar istri dapat memenuhi harapannya tanpa melakukan perlawanan karena ketidakberdayaannya. Sang suami berpikir bahwa kekerasan adalah satu-satunya cara untuk mempertahankan pasangannya. Padahal, ini merupakan faktor penyebab KDRT yang mungkin sering terjadi.

3. Ketergantungan ekonomi

Faktor penyebab KDRT berikutnya yaitu ketergantungan istri terhadap finansial suami. Di masa awal pernikahan, banyak yang berkomitmen bahwa sang istri hanya mengurus pekerjaan rumah saja dan suami yang bertugas mencari nafkah untuk keluarganya.

Kesepakatan ini secara tidak langsung membuat istri ketergantungan kepada suami. Di sejumlah kasus, ini memicu suami bertindak seenaknya, bahkan melakukan kekerasan pada istri. Dilain sisi, kemandirian finansial istri juga bisa menjadi penyebab KDRT.

Advertisement

Sebab, akan munculnya kecemburuan dan curiga dari suami pada istri terhadap perselingkuhan ketika istri bekerja atau suami merasa tersaingi. Jika studi kasus seperti ini, tak jarang mengakibatkan hilangnya anggapan bahwa suami tulang punggung keluarga.

Baca juga: Tekan KDRT, BKOW Jateng Gelar Pelatihan Pranikah

4. Pasangan muda

penyebab kdrt

Foto Ilustrasi (Istimewa)

Selain ketergantungan ekonomi, faktor penyebab KDRT yang lainnya adalah pasangan muda. Menurut penelitian, sebagian besar pasangan muda yang sudah mempunyai anak berisiko lebih tinggi untuk ketidakstabilan keuangan dan pendidikan yang lebih rendah. Hal ini dapat mempersulit situasi stres yang sudah ada sebelumnya.

Orang tua muda juga belum paham tentang bagiamana mengasuh anak-anaknya. Tidak menutup kemungkinan orang tersebut stres, agresi, kemarahan, kecemasan, frustrasi, dan depresi dengan banyak dari tindakan ini dilampiaskan pada pasangan atau anak.

5. Kecanduan

Dari sekaian banyak kasus KDRT, faktor penyebabnya yang kerap diterjadi karena pengaruh alkohol dan obat-obatan terlarang. Seorang suami yang pulang ke rumah dalam keadaan mabuk tentu akan sulit mengendalikan dirinya dan cenderung mudah berbuat kasar terhadap orang lain, termasuk istri.

Jika ia sudah kecanduan dan tak bisa lepas dari hal tersebut, sangat wajar apabila KDRT terjadi dalam frekuensi cukup sering. Padahal, dalih bahwa memukul pasangan saat sedang mabuk dilakukan tanpa disadari itu bukan alasan. Tidak ada pembenaran atas hal itu.

6. Frustasi

penyebab kdrt

Foto Ilustrasi (Istimewa)

Siapapun dapat merasakan frustasi, tak terkecuali pasangan suami-istri. Lika-liku kehidupan rumah tangga terkadang membuat keduanya terlibat perdebatan, baik kecil ataupun besar.

Kejadian itu bisa menyebabkan lelahnya psikis yang menimbulkan frustasi diri dan kurangnya kemampuan coping stress suami. Frustasi biasanya timbul karena ketidaksesuaian antara harapan dan kenyataan yang dirasakan oleh suami.

Advertisement

Kondisi ini sangat umum terjadi pada suami yang belum memiliki pekerjaan dan belum mempunyai penghasilan tetap untuk mencukupi kebutuhan rumah tangga, serta pasangan belum siap membina rumah tangga.

Ketika frustasi, suami bisa melakukan hal apa saja sebagai pelarian, termasuk mabuk-mabukan sebagai pelampiasan yang berujung menjadi faktor penyebab KDRT terhadap sang istri.

Baca juga: Kesaksian Psikolog, Amber Heard Menderita PTSD karena Depp

7. Penyakit mental

Salah satu faktor penyebab KDRT yang cukup lazim adalah penyakit mental. Seseorang yang telah didiagnosis dengan penyakit mental, seperti gangguan bipolar atau skizofrenia, mungkin mengalami ketidakmampuan mengendalikan kemarahannya.

Kondisi ini membuatnya mungkin menjadi pelaku KDRT. Sementara, seseorang mengalami depresi atau gangguan mood lainnya sering kali menjadi korban.

Cara mencegah dan solusi KDRT

penyebab kdrt

Ilustrasi KDRT (Foto: Istimewa)

Setelah mengetahui apa saja faktor penyebab KDRT, penting bagi Anda untuk mengambil langkah pencegahan beserta solusi ketika hal tersebut sudah terjadi.

Berikut cara mencegah KDRT:

Advertisement
  • Mempelajari dan mengembangkan keterampilan hubungan yang sehat dengan program pembelajaran sosial-emosional untuk remaja dan program hubungan yang sehat untuk orang dewasa.
  • Melibatkan orang dewasa dan teman sebaya yang berpengaruh untuk mengajar dalam program dan pendidikan keluarga.
  • Mengikuti program keterampilan mengasuh anak dan perawatan untuk anak-anak.
  • Membentuk lingkungan yang protektif dengan memperbaiki suasana sekolah, suasana tempat kerja, dan lingkungan sosial.
  • Memperkuat dukungan ekonomi bagi keluarga melalui program ketenagakerjaan dan program keamanan finansial.

Sedangkan solusi KDRT antara lain:

  • Ketersediaan Strategi Intervensi Krisis
  • Pemberian Dukungan Emosional
  • Pemberian Advokasi dan Bantuan Hukum.

Itulah penjelas mengenai faktor penyabab KDRT beserta cara mencegah dan solusinya. Jika Anda merupakan korban KDRT, sebaiknya segera beri tahu kondisimu kepada orang terdekat atau orang yang bisa dipercaya. Kemudian dokumentasikan bukti-bukti KDRT, dan hubungi pihak berwajib untuk pengaduan kasus KDRT.***

Baca juga: 8 Cara Mengatasi Trauma pada Anak, Orang Tua Wajib Tahu!

Lanjutkan Membaca
Advertisement