Lifestyle
9 Hewan Paling Setia di Dunia, Ada Angsa hingga Buaya

Ilustrasi angsa (Foto: bobnovakphotography.com)
FAKTUAL-INDONESIA: Setiap makhluk hidup ini di dunia memiliki kesetiaannya kepada pasangannya, tak terkecuali hewan. Umumnya, banyak orang berfikir hewan tidak memiliki kesetiaan karena tidak mempunyai akal. Tapi, ada sejumlah hewan paling setia di dunia yang dianggap sangat setia dengan pasangannya.
Kesetiaan pada hewan cukup unik karena banyak manusia mengasosiasikan hewan dengan perilaku kawin dan berganti pasangan dengan bebas.
Nyatanya, hewan bisa sangat setiap terhadap pasangannya. Bahkan, hewan-hewan ini memilih menjalin ikatan kuat meski pasangannya mati. Lantas, apa saja hewan paling di dunia terhadap pasangannya?
Baca juga: Referendum Swiss Menolak Larangan Hewan Dijadikan Eksperimen Medis Tapi Mendukung Pembatasan Ketat Iklan Rokok
Berikut daftar hewan paling setia di dunia yang telah faktualid.com rangkum dari berbagai sumber.
Daftar isi
1. Burung parkit

Ilustrasi Burung Parkit (Foto: Istimewa)
Hewan paling setia di dunia yang pertama yaitu burung parkit. Burung satu ini termasuk hewan yang setia sebab bisa merasa kesepian jika tidak memiliki teman. Hal tersebutlah yang mengapa ada sepasang burung parkit di dalam satu sangkar.
Kehadiran teman atau pasangannya bisa membuatnya bahagia. Saat pasangannya mati, burung parkit akan menderita akibat gangguan kecemasan yang luar biasa.
2. Angsa

Ilustrasi angsa (Foto: bobnovakphotography.com)
Tentu Anda sudah asing lagi bahwa bentuk “love” di ilustrasikan menggunkan hewan angsa. Bahkan, bentuk hiasan dalam kamar hotel untuk bulan madu menggunakan hewan ini. Lalu, mengapa demikian?
Alasannya adalah karena angsa termasuk hewan paling setia di dunia. Angsa yang sudah menemukan pasangannya akan melakukan gerakan leher khasnya. Sepasang angsa akan terus membangun hubungan dalam jangka panjang antara satu sama lain.
Angsa juga terkenal tidak mencari pasangan lagi walau pasangannya mati. Adapun hal lain yang membuat angsa “berpaling” dari pasangannya adalah ketika pasangannya tidak bisa bereproduksi.
3. Siamang
Hewan paling setia di dunia berikutnya yaitu Siamang. Hewan satu ini masuk termasuk ke dalam hewan primata. Kesetiaan pada siamang karena hidup bersama dan bekerja sama dengan pasangan membantu kelangsungan hidup mereka.
Hadirnya pasangan bagi siamang juga bisa memaksimalkan makanan dan menghemat energi untuk melindungi wilaya. Siamang kerap terlihat menghabiskan hari-hari dengan berbagi makanan dan merawat anak-anak mereka.
Uniknya, primata ini akan mengeluarkan suara keras setiap pagi selama 30 menit, untuk melindungi rumah mereka.
4. Burung hantu
Selain siamang, hewan paling setia di dunia lainnya adalah burung hantu. Kesetiaan burung hantu bisa terlihat karena selalu tinggal bersama dengan pasangannya seumur hidup. Burung ini bisa menghasilkan anak dan hanya kawin dengan pasangan yang sama.
Mereka akan selalu bersama, tak hanya di musim kawin, namun setiap saat. Pasangan burung hantu juga akan bekerja sama dalam merawat dan memberi makan anak-anak mereka. Sama seperti angsa, burung hantu hanya akan meninggalkan pasangannya akibat tidak bisa menghasilkan keturunan untuk bertahan hidup.
5. Buaya

Ilustrasi buaya (Foto: Istimewa)
Di Indonesia, kata “buaya” biasa digunakan bagi pria yang suka bergonta-ganti pasangan atau tidak setia. Padahal, hewan buaya sangat setia dengan pasangannya. Buaya akan melakukan perkawinan dan berkembang biak dengan pasangan yang sama.
Baca juga: Jangan Panik, ini 8 Cara Mengusir Ular dari Rumah dengan Aman
Sementara itu, sekitar 70 persen buaya ternyata akan memilih pasangan yang sama di musim kawin meskipun buaya bisa saja mendapatkan pasangan baru. Bahkan, hewan ini akan kawin satu kali sebagai bentuk kesetiaannya. Lalu, mengapa kata “buaya” identik dengan ketidaksetiaan ya?
6. Rayap
Rayap merupakan salah satu hewan yang dibenci manusia. Terlepas dari hal tersebut, hewan pemakan kayu ini ternyata masuk ke dalam datftar hewan paling setia di dunia. Dalam koloni rayap, sang ratu hanya akan kawin satu kali dengan rayap jantan.
Namun, pada koloni tertentu, rayap ditemukan dalam rentang hidup yang lebih panjang, hanya akan ada ratu dan raja yang bersama-sama melahirkan seluruh koloni.
7. Berang-berang

Ilustrasi Berang-Berang (Foto: Pexels)
Salah satu hewan paling setia di dunia yang jarang disadari adalah berang-berang. Berang-berang termasuk hewan karnivora yang memakan ikan dan hidup di dua alam, yakni darat dan air. Berang-berang dikenal setiap karena senantiasa bersama pasangannya seumur hidup.
Ketika sudah memiliki anak, mereka akan tetap bersama merawatnya di dalam sarang. Ketika kekurangan makanan, berang-berang akan tetap bersama keluarganya hingga jumlah mereka jadi lebih banyak.
Bahkan, saat mencari makan sendiri, berang-berang akan selalu mendekati orangtuanya ketika membangun koloni baru. Di saat tidur siang, mereka akan saling berpegangan tangan dengan pasangannya agar tidak kehilangan pasangannya.
8. Serigala

Ilustrasi serigala abu-abu (Foto: Istimewa)
Serigala terkenal sebagai hewan sangat pemakan daging. Padahal, hewan ini termasuk hewan paling setia di dunia. Serigala akan hidup berkelompok dan sangat setia kepada pasangan mereka. Serigal juga rela mati demi menjaga anak-anaknya.
Secara umum, sekelompok serigala beranggotakan serigala jantan, serigala betina, dan anak-anaknya, layaknya keluarga manusia. Tak hanya pada pasangannya, serigala juga dikenal setiap kepada manusia atau sang majikan.
9. Elang

Ilustrasi elang (Foto: Istimewa)
Hewan paling setia di dunia yang terakhir adalah elang. Elang Haliaeetus leucocephalus, dikenal akan setia seumur hidup dengan pasangannya. Elang jenis ini diketahui akan setia dengan pasangannya dan akan berpisah jika pasangannya impotensi. Mereka akan membuat sarang bersama dan merawat anak secara bergantian.
Selain jenis itu, jenis elang laut juga dikenal setia. Elang laut gemar menjelajah laut dan melakukan perjalanan yang tidak singkat. Meski begitu, burung ini akan selalu kembali ke tempat yang sama dan menunjukkan bahwa mereka adalah hewan yang setia.
Selama musim kawin, elang laut akan kembali ke tempat berkumpulnya untuk kawin dan ini terus berulang hingga akhir hayatnya.***










