Home Lifestyle Taman Rekreasi Diminta Dukung PPKM Level 3 Saat Nataru

Taman Rekreasi Diminta Dukung PPKM Level 3 Saat Nataru

oleh Marpi
Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo. (Ist).

Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo. (Ist).

FAKTUAL-INDONESIA: Kendati sudah ada imbauan untuk tidak mengadakan perjalanan libur panjang saat Natal dan Tahun Baru (Nataru), pemerintah juga meminta tempat-tempat wisata agar mendukung PPKM Level 3 yang diterapkan secara nasional. Hal ini dimaksudkan agar tidak terjadi lonjakan kasus Covid-19 pada saat libur Nataru.

Penegasan ini disampaikan Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (25/11/2021). Ia berharap Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia (PUTRI) dapat mendukung kebijakan PPKM Level 3 yang akan diterapkan pemerintah saat libur natal dan tahun baru 2021 – 2022.

“Saat momen natal dan tahun baru nanti mohon kerja sama semua pihak, khususnya PUTRI untuk menjaga protokol kesehatan. Karena penting sekali bagi kita untuk bisa melewati masa ini. Kita tidak ingin kasus COVID-19 kembali tinggi seperti tahun sebelumnya,” kata Angela.

Angela mengatakan situasi pandemi COVID-19 memang tidak mudah bagi seluruh sektor, termasuk sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Oleh karena itu, Kemenparekraf berkomitmen untuk hadir dengan berbagai kebijakan yang berpihak kepada pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Karena bagaimana pun juga pariwisata itu adalah penggerak ekonomi yang luar biasa dan penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat. Jadi di tahun lalu kita sudah memberikan hibah pariwisata, di tahun ini kita juga menggerakkan dengan cara menyediakan fasilitas akomodasi untuk nakes dan staycation untuk nakes,” jelasnya.

Selain itu, Wamenparekraf berharap PUTRI dapat membantu memenuhi permintaan pariwisata, salah satunya dari sisi pengeluaran wisatawan.

“Bagaimana kita mampu menghadirkan produk pariwisata dan ekonomi kreatif yang dapat dinikmati oleh wisatawan, namun tetap memprioritaskan sisi kesehatan,” katanya sebagaimana dilansir antaranews.

Dengan demikian, diharapkan pariwisata berkelanjutan dan berkualitas yang menjadi fokus pengembangan Kemenparekraf ke depan dapat terwujud. Selain itu, kolaborasi yang kuat sangat diperlukan antara pemerintah dan dunia usaha maupun asosiasi. ***