Lifestyle
Karya Pelukis Sandro Botticelli Ada di Bra Ini

Peach Jhon merilis model bra teranyar yang mengadaptasi lukisan karya pelukis terkenal Italia, Sandro Botticelli.
FAKTUAL-INDONESIA: Masyarakat Jepang sangat terkenal dalam melakukan inovasi, bahkan mulai dari hal-hal kecil sekalipun. Salah satu produsen pakaian dalam terkenal di Jepang, Peach Jhon merilis model bra teranyar yang mengadaptasi lukisan karya pelukis terkenal Italia, Sandro Botticelli.
Sandro Botticelli atau yang lebih dikenal dengan nama Alessandro di Mariano di Vanni Filipepi lahir pada 1 Maret 1445 dan wafat pada 17 Mei 1510. Ia adalah seorang pelukis Italia dari Florentina pada masa Renaissance Awal (Quattrocentro).
Karya-karyanya sangat terkenal di dunia. Salah satu karyanya yang terkenal adalah lukisan ‘Mars dan Venus’ . Lukisan ini menggambarkan tentang Cinta yang menaklukkan perang. Ini adalah pesan di balik lukisan Botticelli ‘Mars dan Venus’. Mars, dewa perang, sedang tidur dan tidak bersenjata, sementara Venus, dewi cinta, terjaga dan waspada.
Botticelli kemungkinan besar dipengaruhi oleh lukisan klasik yang hilang yang menunjukkan pernikahan Alexander Agung dengan Roxana, seperti yang digambarkan oleh penulis Yunani XnUMXnd-abad, Lucian.
Dalam lukisan itu, dewa asmara bermain dengan baju besi dan tombak milik Alexander, sama seperti satyrs yang mencuri tombak Mars dalam karya Botticelli. Bertempat di hutan angker, pemandangannya sangat kompak. Lukisan terlihat sangat indah.
Peach Jhon memang terkenal dengan kreasinya yang unik-unik dan berbeda dari kebanyakan. Mulai dari pakaian dalam bertema anime, seperti Gundam yang diluncurkan di awal tahun ini, hingga membuat desain pakaian dalam yang lebih tradisional.
Kali ini dengan tema lukisan, Peach Jhon mengambil ide dari karya seni klasik seperti The Birth of Venus karya Sandro Botticelli dan menerapkannya pada pada punuk bra serta celana dalam.
Seperti dikutip Soranews24, Peach Jhon menampilkan salah satu lukisan Renaissance Italia paling terkenal itu, membuat pakaian dalam ini hampir seperti karya seni klasik.
Gambar utama lukisan itu melekat pada bra seharga ¥4.378 di atas warna dasar hijau laut untuk mewakili laut musim semi yang digambarkan dalam lukisan.
Pada cup sebelah kiri terdapat sosok Venus berdiri di atas cangkang kerangnya dengan tangan di dada dan memegangi rambut emasnya, diapit oleh salah satu pelayannya yang memegang jubah untuknya. Di sebelah kanan ada dewa angin Zephyr memegang seorang wanita muda saat mereka meniup Venus ke pantai.
Gambar lukisan dengan sangat apik disulam ke atas cup bra, hingga memberikan kesan yang cukup mewah. Perbatasan renda pada cup dan tali dekoratif memberi kesan bordir pada bingkai, dan tali belakang yang tembus cahaya jadi bagian yang sama seksi dan cantiknya.
Tidak hanya cantik tetapi juga fungsional, karena memiliki kawat berbentuk L yang menopang cup serta bantalan yang dapat dilepas di dalam cup, memberikan daya topang yang bagus. Bra ini tersedia dalam berbagai ukuran, mulai dari cup B hingga F, dengan ukuran underbust 65, 70, dan 75.
Selain bra, celana dalam yang serasi memiliki warna dasar biru yang sama dan dicetak dengan hamburan mawar yang berhembus di sekitar Zephyr, membuat koneksi yang lebih halus dengan The Birth of Venus.
Mereka merilis bikini dan thong masing-masing seharga ¥1.628. Untuk bikini tersedia dalam ukuran kecil, sedang, dan besar. ***