Home LifestyleKuliner Bubur Ayam Legenda Kota Semarang Gratiskan Makanan untuk Pasien Covid-19

Bubur Ayam Legenda Kota Semarang Gratiskan Makanan untuk Pasien Covid-19

oleh Ki Pujo Pandunung

 

 

Bubur Ayam Legenda Kota Semarang. (Foto: Istimewa)

FAKTUALid – Aksi yang dilakukan pemilik warung kuliner Bubur Ayam Legenda di Jl Brigjen Sudiarto, Kota Semarang, ini sungguh mengesankan. Tempat kuliner yang sangat terkenal ini, setiap hari sibuk mengemas dan membagikan menu-menu utama secara gratis kepada para pasien Covid-19.

Tak pelak, saat bersepeda melewati Jl Brigjen Sudiarto, Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, terhipnotis untuk mampir. Ganjar bahkan langsung meminta ajudannya untuk membeli puluhan porsi Bubur Ayam Legenda untuk dibagikan ke masyarakat, Senin (26/7/2021).

Saat tiba di warung, Ganjar melihat pemilik dan karyawan sedang melayani pembeli yang pesan melalui layanan ojek online. Karena penasaran, Ganjar segera mendekat dan bertanya kepada karyawan dan jasa ojek online.

“Ini sedang melayani pesanan buat warga yang positif Covid-19 ya?” tanya Ganjar.

“Iya, Pak. Ini ada yang pesan lewat ojek online.  Semua ini gratis tinggal nanti pemesan bayar jasa kurir ke ojek online-nya,” jawab karyawan warung.

Pada saat memperhatikan karyawan yang menyiapkan pesanan, seorang pria bernama Romeo Julianto Sirait mendatangi Ganjar. Orang itu ternyata pemilik warung Bubur Ayam Legenda. Romeo pun menjelaskan latar belakang melakukan aksi berbagi bubur gratis kepada warga positif Covid-19.

“Awalnya lihat berita banyak yang meninggal waktu isoman. Terus saya kepikiran, kalau orang sakit makan bubur pasti enak karena lembut. Untuk itu saya coba kasih,” ujar Romeo.

Romeo menjelaskan, ia sudah membagikan bubur gratis kepada warga positif Covid-19 sejak 9 Juli 2021. Setiap hari ia bisa melayani sekitar 200 porsi bubur gratis. Ada beberapa varian bubur yang disediakan, seperti bubur ayam-telur dan bubur sapi telur asin.

Syaratnya hanya memesan lewat WhatsApp dengan melampirkan foto hasil tes Swab PCR atau Swab Antigen. Setelah itu pihaknya memberikan nomor antrean. Dari nomor itu, warga yang pesan bisa mengambil dengan kurir ojek online.

“Pada awal saya sebar informasi tersebut, langsung ada ribuan yang pesan. Satu hari bisa sampai 200 porsi yang saya bagikan gratis. Sekarang yang beli juga masih ada, tetapi lebih banyak yang gratis,” katanya.

“Dengan aksi seperti ini, terus bisnismu bagaimana, tidak takut rugi?” tanya Ganjar.

Jawaban Romeo justru membuat Ganjar terkesan, meskipun tidak menguntungkan bagi bisnis ia tetap melanjutkan berbagi makanan. Bahkan tidak hanya untuk warga positif Covid-19, tetapi juga warga lain yang kesulitan untuk makan.

“Semula tekor, Pak. Tapi karena banyak yang pesan jadi tetap melayani gratisan. Malah ini banyak juga yang titip makanan atau
minuman ke saya untuk dibagikan,” tutur Romeo.

Ganjar yang terkesan dengan aksi tersebut kemudian memanggil ajudannya untuk membeli dalam jumlah banyak. Saat itu Ganjar juga ingat dengan orang-orang yang bekerja di balik layar call center Covid-19 Jawa Tengah.

“Ini menarik. Saya juga mau beli buat sarapan bersama teman-teman gowes. Sekalian pesan buat teman-teman di call center Covid-19,” ujar Ganjar.***

Tinggalkan Komentar