Connect with us

Kesehatan

5 Tips Menjaga Kesehatan Mental di Era Media Sosial

Avatar

Diterbitkan

pada

tips menjaga kesehatan mental

Foto Ilustrasi (Istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA: Kesehatan mental merupakan suatu aspek penting dalam kehidupan. Di zaman digital seperti sekarang, media sosial memegang peranan penting bagi kehidupan, termasuk terhadap kesehatan mental. Maka dari itu, penting untuk mengetahui tips menjaga kesehatan mental di era media sosial.

Bagi seseorang, mendapatkan mental yang sehat dapat dikenali melalui kemampuan diri untuk mengelola perasaan untuk menghadapi kesulitan. Mempunyai mental yang sehat, membuat seseorang dapat menangani stres serta dapat menyelesaikan persoalan yang timbul.

Saat ini, banyak orang melibatkan hidupnya dengan media sosial untuk mencari kesenangan dan lainnya. Banyak juga yang menggunakan media sosial sebagai wadah untuk menyalurkan rasa gundah gulanah yang ia rasakan. Tetapi, itu bisa saja merupakan kesalahan.

Baca juga: Kenali 4 Bahaya Oversharing di Media Sosial bagi Kesehatan Mental

Kemungkinan temen di medsos hanya ingin tau apa yang sedang Anda alami bukan peduli. Disamping itu, media sosial menyimpan sisi negatif seperti menimbulkan kecemasan, ketakutan akan kehilangan, stres, cyberbullying, dan lain sebagainya. Lantas, apa saja tips menjaga kesehatan mental di era media sosial?

Berikut beberapa tips menjaga kesehatan mental di zaman media sosial seperti sekarang yang telah faktualid.com rangkum dari Antara dan sumber lainnya.

Advertisement

1. Hindari oversharing

Tips menjaga kesehatan mental yang pertama yaitu menghindari oversharing. Berbagi cerita atau keluhkesah kehidupan merupakan hal yang wajar. Tapi usahakan jangan berlebihan karena bisa memunculkan hal negatif.

Terlalu sering membagikan informasi di dunia maya ternyata bisa menyebabkan kesehatan mentan menurun, menurut seorang ahli psikologi.

Oversharing dapat membuat Anda lebih rentan terhadap kritik dari orang lain sehingga akan memperburuk kecemasan. Menghindari oversharing juga bisa sebagai pencegah atau melindungi data pribadi dari orang asing.

Membagikan informasi secara berlebih kepada orang bisa merugikan diri pelakunya, terlebih jika tanggapan orang malah mengabaikan atau bahkan memberikan respons atau komentar negatif. Hal inilah yang memicu terganggunya kesehatan mental karena individu tersebut merasa tidak berharga dan tidak diperhatikan.

2. Batasi waktu dan tempat penggunaan media sosial

Bagaimanapun, Anda hidup di dunia nyata alih-alih dunia maya sehingga menjaga komunikasi dengan orang-orang yang nyata secara fisik di lingkungan perlu dilakukan.

Advertisement

Setidaknya mulailah dengan tidak mengecek ponsel ketika sedang menikmati quality time bersama keluarga atau sahabat seperti ketika makan bersama. Hal itu perlu diterapkan saat sudah memasuki waktu tidur, belajar, atau bekerja.

Baca juga: Selena Gomez : Jaga Kesehatan Mental dengan Jauhi Media Sosial

3. Pelajari cara menghadapi komentar ekstrem

Tips menjaga kesehatan mental di era media sosial berikutnya yatu mempelajari cara menghadapi komentar ekstrem. Ketika bermain media sosial dan mem-posting sesuatu, kemungkinan Anda akan mendapatkan komenter, baik positif maupun negatif.

Bila positif itu bukanlah masalah. Namun ketika komen negatif atau bahkan ekstrem yang didapat, itu  akan menggangu kepala Anda. Jika demikian, para ahli menyarankan untuk tidak menanggapi komentar buruk atau menyakitkan ke dalam hati.

Selain itu, Anda juga bisa menghapus komentar negatif, melaporkan komentar tersebut, atau bahkan menonaktifkan komentar jika diperlukan. Bila dirasa berlebihan, Anda bisa istirahat sejenak dan detoks digital untuk menjauhkan diri dari jejaring sosial, sehingga dapat bersantai dan fokus pada diri sendiri.

4. Pilah konten

Saat ini, apapun dapat Anda temukan di media sosial. Alih-alih mencari kesenangan dan hal bermanfaat, justru Anda menemukan hal-hal yang bisa membawa ke arah negatif yang memengaruhi kesehatan mental. Di dunia maya, banyak konten hoax atau isu politik yang berseliweran.

Advertisement

Jika otak tidak dijejali dengan informasi-informasi buruk seperti ini, maka dapat memperlambat kinerja otak dalam mengatasi stres. Oleh sebab itu, penting untuk memilah-milah konten di medsos agar tidak memicu stres. Hal ini dapat dilakukan dengan memanfaatkan fitur mute atau blokir.

5. Ubah akun medsos menjadi akun pribadi

Tips menjaga kesehatan mental di era media sosial yang terakhir adalah mengubah akun medsos jadi akun pribadi. Cara ini bisa mengurangi risiko bertemu pembenci atau berbagi informasi sensitif, pertahanan yang baik adalah dengan meningkatkan tingkat privasi dengan menjadikan akun media sosial Anda sebagai akun pribadi.

Perlu dicatat juga bahwa setiap jejaring sosial memiliki pengaturan privasi yang berbeda, sehingga Anda harus meluangkan waktu untuk mempelajari dan memahami kebijakan-kebijakan yang berlaku di aplikasi media sosial yang Anda gunakan.

Baca juga: Hari Kesehatan Mental Sedunia 10 Oktober 2022, Yuk Prioritaskan Mental Sehat dari Diri Sendiri

Demikian pembahasan tentang tips menjaga kesehatan mental di era media sosial. Mulai saat ini batasi penggunaan medsos dan detoks agar kesehatan mental tidak terganggu. Semoga bermanfaat.***

Advertisement
Lanjutkan Membaca