Connect with us

Kesehatan

5 Tips Aman Puasa bagi Ibu Menyusui yang Perlu Diketahui

Avatar

Diterbitkan

pada

tips aman puasa bagi ibu menyusui

Foto Ilustrasi (Istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA: Saat bulan Ramadhan, tak semua kalangan dapat menjalani puasa dengan mudah. Salah satunya adalah ibu menyusui. Wanita yang sedang menyusui sebenarnya tidak diwajibkan berpuasa. Bila ingin tetap berpuasa, penting untuk mengetahui tips aman puasa bagi ibu menyusui agar ibadah tersebut dapat berjalan dengan lancar.

Sejumlah ibu menyusui kerap melaksanakan puasa Ramadhan tak ingin melewatkan pahala di bulan suci ini. Meski tidak mengonsumsi makanan atau minuman ketika berpuasa, faktanya payudara ibu tetap memproduksi Air Susu Ibu (ASI) seperti biasa.

Namun, menyusi bayi ketika puasa cukup membutuh tenaga lebih. Pasalnya, puasa terkadang membuat perubahan kecil pada kandungan ASI, terutama pada kadar vitamin dan zat gizi mikro dalam ASI. Meski begitu, tidak ada pengaruh buruk yang ditemukan pada bayi dengan kondisi ini. Lantas, apa saja tips aman puasa bagi ibu menyusui?

Baca juga: 6 Tips Aman Puasa bagi Ibu Hamil, Ibu dan Janin Tetap Sehat

Berikut beberapa tips aman berpuasa bagi ibu menyusui yang telah faktualid.com rangkum dari hellosehat dan sumber lainnya.

1. Jangan lewatkan sahur

Tips aman berpuasa bagi ibu menyusui yang pertama yaitu tidak melewatkan sahur. Ketika berpuasa, tentu asupan kalori ibu menyusui akan berkurang meski tetap memproduksi ASI. Untuk mendapatkan simpanan energi, pastikan ibu menyusui mendapatkan asupan kalori melalui makanan ketika sahur.

Advertisement

Pasalnya, makanan sahur bisa membantu memperlancar produksi ASI saat berpuasa sehingga bayi ibu masih dapat menyusu sesuai kebutuhannya.

2. Konsumsi makanan bergizi

Ketika sahur, ibu menyusui juga tak boleh makan sembarang. Pastikan ibu mengonsumsi makanan bergizi seimbang sebagai tips aman puasa bagi ibu menyusui. Pilihlah makanan yang dapat memenuhi zat-zat gizi. Makanan tersebut meliputi:

  • Makanan berprotein, seperti daging, ayam, ikan, telur, atau kacang-kacangan.
  • Makanan berpati, seperti nasi, kentang, pasta, atau roti.
  • Sayuran dan buah-buahan serta makanan berserat lainnya, seperti biji-bijian.
  • Susu dan produk olahannya, seperti keju dan yoghurt.

Selain itu, ibu juga bisa mengonsumsi suplemen vitamin saat sahur. Namun, sebaiknya konsultasikan kepada dokter terlebih dahulu.

3. Cukupi asupan cairan

Tips aman puasa bagi ibu menyusui berikutnya yaitu mencukupi asupan cairan harian. Berpuasa akan melarang semua orang untuk minum selama lebih dari 12 jam, tak terkecuali ibu menyusui. Maka dari itu, sangat penting untuk memperbanyak minum air putih agar dapat menjalankan puasa lebih baik.

Ibu perlu menerapkannya sejak dua hari sebelum memulai puasa. Hal tersebut akan membantu tubuh tetap terhidrasi. Pastikan Anda minum air putih setidaknya 8 gelas per hari. Supaya lebih mudah, terapkan pola 2-4-2, 2 gelas saat berbuka, 4 gelas di malam hari, dan 2 gelas saat sahur.

Selain itu, ibu juga bisa mengonsumsi jus, susu, atau makanan berkuah untuk memenuhi kebutuhan cairan tersebut dan hindari minum kafein.

Advertisement

Baca juga: 7 Makanan Penambah ASI Beserta Tips Meningkatkan Kuantitas ASI

4. Istirahat yang cukup dan kurangi aktivitas fisik

Selain mencukupi asupan cairan, tips aman puasa bagi ibu menyusui lainnya adalah istirahat yang cukup. Berpuasa bagi ibu menyusui pasti terasa berat sebab tubuh akan lebih sering lemas setelah mengeluarkan ASI untuk si kecil.

Jadi, pastikan beristirahat denagn cukup agar kondisi fisik dan psikis bisa pulih. Tak hanya itu, ibu menyusui juga harus mengurangi aktivitas saat berpuasa. Banyak beraktivitas bisa menyebabkan dehidrasi sehingga tubuh lemas dan suplai ASI berkurang. Dengan begitu, produksi ASI dapat tetap lancar.

5. Perhatikan kondisi bayi

Salah satu tips aman puasa bagi ibu menyusui yang tidak kalah penting adalah memperhatikan kondisi bayi. Terkadang ibu hanya memperhatikan kondisi dirinya sendiri tanpa melihat sang bayi. Untuk itu, perhatikan apakah ada tanda-tanda bayi dehidrasi atau bayi tidak mendapatkan cukup ASI.

Bila ini terjadi, sebaiknya ibu konsultasikan kepada dokter untuk mengetahui penanganan yang tepat. Terkait tanda-tanda pada bayi yang harus diperhatikan diantaranya:

  • Popok bayi tetap kering atau tidak sebasah biasanya dan urine bayi berwarna kuning gelap.
  • Tampak tidak puas setelah menyusu, seperti menangis lagi setelah selesai menyusu.
  • Berat badan bayi berkurang atau tidak bertambah.
  • Tidak mengeluarkan air mata saat bayi menangis.
  • Ada bagian yang cekung atau lunak di kepala.
  • Tangan dan kaki bayi tampak dingin.
  • Bayi tampak gelisah.

Itulah beberapa tips aman puasa bagi ibu menyusui. Jika ibu tidak kuat berpuasa, sebaiknya tidak memaksakan diri untuk melanjutkan berpuasa. Pikirkan tentang kesehatan diri Anda dan si kecil.***

Baca juga: 6 Bahaya Menyusui Sambil Main HP, Hindari Si Kecil dari Radiasi

Advertisement
Lanjutkan Membaca