Connect with us

Kesehatan

Simak, Ini 6 Efek Samping Obat Perangsang yang Mungkin Terjadi

Avatar

Diterbitkan

pada

efek samping obat perangsang

Ilustrasi obat perangsang (Foto: Istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA: Bagi pasangan suami-istri, tak selama urusan kasur berjalan mulus. Gairah seksual dapat menurun karena berbagai hal. Salah satu penyebabnya adalah stres. Untuk mengatasinya, pasutri memutuskan untuk mengonsumsi obat perangsang. Padahal, ada sederet efek samping obat perangsang yang mungkin belum diketahui.

Penggunaan obat perangsang sah-sah saja digunakan. Sudah pasti obat ini digunakan saat gairah seksual pasangan yang menurun. Mengonsumsi obat obat perangsang dianggap bisa menjadi jalan keluarnya bila penyebabnya masalah medis.

Namun, beberapa kerap langsung meminumnya saja tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Alih-alih senang, justru menggunakan obat perangsang yang dijual bebas akan berbahaya saat diminum sembarangan. Sebab, bisa memicu berbagai dampak negatif bagi tubuh. Lantas, apa saja efek samping obat perangsang?

Baca juga: 7 Obat Kuat Alami, ada Gingseng Merah untuk Meningkatkan Jumlah Sperma

Berikut beberapa efek samping obat perangsang yang telah faktualid.com rangkum dari doktersehat dan sumber lainnya.

1. Gangguan penglihatan

Efek samping obat perangsang yang pertama yaitu gangguan penglihatan. Obat perangsang seksual memang banyak dijual bebas di pasaran. Sayangnya, tidak semua obat-obatan tersebut terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Advertisement

Misalnya, sildenafil yang merupakan obat perangsang untuk mengatasi disfungsi ereksi sekaligus hipertensi arteri pulmonal (PAH). Bila digunakan sembarangan, siapapun yang mengonsumsinya bisa mengalami gangguan pada mata. Ketika terjadi, mungkin akan mengalami kehilangan penglihatan secara mendadak, baik pada salah satu mata atau pada keduanya.

2. Masalah jantung

Gairah seksual atau libido tidak selalu dalam kondisi baik. Seharusnya, kegiatan sekual bisa memberik banyak manfaat, termasuk jantung. Namun, berbeda halnya jika Anda meminum obat perangsang. Penggunaan obat perangsang seperti Viarga sebaiknya tidak dilakukan.

Terlebih jika memiliki penyakit kardiovaskular atau jantung. Usahakan untuk tidak meminumnya karena bisa berisiko mengalami stroke.

3. Tekanan darah tinggi

Efek samping obat perangsang berikutnya yaitu tekanan darah tinggi. Pada pria yang mengonsumsi Viagra, ini akan meningkatkan aliran darah ke penis sehingga Anda bisa mempertahankan ereksi. Walau terkenal efektif, hal ini bisa meningkatkan tekanan darah (hipertensi).

4. Tekanan darah rendah

Selain hipertensi, efek samping obat perangsang juga bisa menyebabkan tekanan darah rendah. Biasanya efek ini muncul sekitar 1 sampai 2 jam setelah mengonsumsi obat. Hal ini perlu diwaspadai, terutama bagi mereka pemilik darah rendah.

Advertisement

Itulah mengapa disarankan untuk konsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum menggunakan obat perangsang.

Baca juga: 7 Cara Membangkitkan Gairah Seks Wanita Menopause

5. Pusing dan sakit kepala

Salah satu efek samping obat perangsang yang kerap terjadi adalah pusing dan sakit kepala. Setelah menggunakannya, tubuh akan mengalami perubahan mendadak dalam aliran darah akibat meningkatnya kadar oksida nitrat memicu pusing dan sakit kepala.

Meski tidak berbahaya, efek tersebut dapat menghambat aktivitas harian Anda. Selain itu, pusing akibat penggunaan obat bisa menimbulkan seseorang pingsan pada beberapa orang.

6. Ereksi berkepanjangan

Dibandingkan jenis obat lain, Viagra merupakan yang paling populer dan efektif dalam meningkatkan gairah seksual. Meski hanya bertahan 4 jam, pada kasus yang jarang, efeknya bisa berakibat pada ereksi berkepanjangan. Jika demikian, tentu akan mengalami rasa kesakitan yang mengganggu dan segera pergi ke dokter.

Efek samping obat perangsang lainnya

  • Gangguan ginjal yang memerlukan cuci darah
  • Masalah Pendengaran
  • Perubahan Warna Gusi dan Kulit
  • Sulit tidur
  • Demam
  • Sakit tenggorokan
  • Batuk-batuk
  • Kelelahan
  • Mual
  • Muntah
  • Ruam kulit.

Beberapa tips untuk membantu mengembalikan libido adalah:

  • Konsumsi makanan sehat serta bergizi
  • Atasi stres, hindair kecemasan berlebih
  • Lakukan olahraga dengan rutin
  • Hindari rokok dan konsumsi alkohol
  • Mencoba melakukan komunikasi dengan pasangan terkait dengan aktifitas seksual.

Itulah beberapa efek samping obat perangsang, baik wanita maupun pria. Sebaiknya hindari minum obat perangsang saat mengalami masalah seksual. Pasalnya, justru mendapatkan gangguan kesehatan yang berbahaya.***

Baca juga: Olahraga Ini Bisa Meningkatkan Gairah Seksual!

Advertisement
Lanjutkan Membaca