Home LifestyleKesehatan Kefir dan Yogurt, Serupa Tapi Tak Sama

Kefir dan Yogurt, Serupa Tapi Tak Sama

oleh Darto Darto

Foto: Istimewa

FAKTUALid – Siapa yang tak suka kefir dan yogurt. Minuman berbahan baku utama dari susu ini selain menyehatkan, cita rasanya pun beragam.

Keduanya memiliki tekstur yang hampir mirip begitupun dengan warnanya. Ini yang kadang membuat orang jadi bingung sebaiknya memilih kefir atau yogurt. Kefir dan yogurt seringnya dianggap sama karena bentuknya yang hampir mirip.

Secara tradisional keduanya juga terbuat dari susu sapi meskipun ada beberapa produk alternatif lainnya yang membuat yogurt atau kefir dari bukan dari susu sapi seperti dari santan kelapa, susu kambing, atau susu beras.

Keduanya juga sama-sama memiliki banyak kandungan protein, kalsium, vitamin B, kalium, dan probiotik. Yogurt dan kefir juga merupakan produk olahan susu yang aman bagi orang-orang yang punya intoleransi laktosa.

Yogurt dan kefir pun sama-sama cocok dijadikan sebagai campuran smoothies dan sup buah. Kalori dalam kefir dan yogurt akan sama-sama meningkat ketika Anda memilih kefir dan yogurt dengan rasa buah-buahan bukan rasa tawar atau plain.

Sebab, baik yogurt dan kefir akan ditambahkan gula tambahan di dalamnya untuk menciptakan rasa yang mirip buah.

Kendati banyak persamaannya, dua minumah ini sebenarnya memiliki perbedaan.

Kefir biasanya mengandung lebih banyak lemak dari pada yogurt. Meskipun begitu, kefir mengandung lebih tinggi protein dan probiotik dibandingkan dengan yogurt.

Umumnya kefir mengandung 3 kali lebih banyak probiotik dibandingkan yogurt. Tentu, semakin banyak probiotik yang terkandung dalam suatu makanan akan lebih baik bagi sistem pencernaan dan imun Anda.

Kefir juga memiliki tekstur lebih cair dan paling baik dijadikan sebagai minuman. Sementara, yogurt lebih kental ketimbang kefir.

Jika Anda lebih suka minuman yang tidak terlalu kental tapi dengan rasa yang lebih tajam, maka Anda bisa pilih kefir. Namun jika Anda menyukai yang teksturnya lebih kental, creamy, dan lembut, pilihlah yogurt.

Dengan lebih banyaknya kandungan probiotik dalam kefir, biasanya kefir terasa lebih asam dibandingkan dengan yogurt alami pada umumnya.

Cara buatnya pun terdapat perbedaan. Kefir difermentasi di suhu kamar, sementara kebanyakan produk yogurt mulai difermentasi dari suhu yang panas.***

Tinggalkan Komentar