Kesehatan

Jakarta Telah Lampaui Puncak Covid-19 Varian Omicron

Published

on

Pandu Riono (Istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA: Jakarta telah terindikasi melampaui puncak kasus Covid-19 varian Omcron.

Epidemiolog dari Universitas Indonesia (UI)  Pandu Riono mengatakannya melalui akun Twitter @drpriono1, Senin (14/2/2022).

“Kabar baik bagi penduduk Jakarta. Data mengindikasikan sudah melewati puncak lonjakan Omicron. Harapannya akan terus turun pada minggu-minggu mendatang,” kata Pandu.

Pandu, seperti dikutip dari bisnis.co, mengimbau masyarakat untuk tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan dan melakukan vaksinasi dosis ketiga. “Pertahankan kondisi ini dengan tetap jaga prokes dan melengkapi vaksinasi sampai suntikan ke 3,” ujarnya.

Berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, jumlah kasus aktif di Jakarta per Minggu, 13 Februari 2022 turun sejumlah 4.921 kasus, sehingga jumlah kasus aktif kini sebanyak 73.502 (orang yang masih dirawat/isolasi).

Advertisement

“Kami turut mengimbau agar masyarakat juga mewaspadai penularan Varian Omicron  yang kini juga meningkat di Jakarta. Upaya 3T terus digalakkan, selain vaksinasi Covid-19 yang juga masih berlangsung dengan cakupan yang lebih luas,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia.

Dwi juga menyampaikan, target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen), artinya target WHO untuk Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu.

“Target ini telah Jakarta lampaui selama beberapa waktu. Dalam seminggu terakhir ada 366.534 orang dites PCR. Sementara itu, total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 849.299 per sejuta penduduk,” ujarnya.***

Advertisement
Exit mobile version