Connect with us

Kesehatan

BPOM Tunggu Penelitian US FDA Terhadap Pfizer untuk anak di Indonesia

Avatar

Diterbitkan

pada

Kepala BPOM RI Penny K Lukito. (Ist)

US FDA memiliki kapasitas dalam mengeluarkan standar ketat produk vaksin COVID-19 yang bisa menjadi dasar bagi BPOM RI untuk memberikan izin penggunaan Pfizer di Indonesia

FAKTUAL-INDONESIA: Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) masih menunggu hasil penelitian Food and Drug Administration Amerika Serikat (US FDA) untuk penggunaan vaksin Pfizer bagi kelompok usia anak di Indonesia.

“Dalam waktu dekat kami mengharapkan  vaksin Pfizer  sudah keluar dari US FDA. Kami sedang menunggu  pendaftarannya. BPOM tidak bisa langsung memberikan izin,” kata Kepala BPOM RI Penny K Lukito usai membuka Pekan Gelar Pendampingan UMK Frozen Food Pada Masa Pandemi di Hotel Shangri-La Jakarta, Selasa (2/11/2021).

Penny mengatakan US FDA  memiliki kapasitas dalam mengeluarkan standar ketat produk vaksin COVID-19 yang bisa menjadi dasar bagi BPOM RI untuk memberikan izin penggunaan Pfizer di Indonesia.

Penny mengatakan vaksin yang sampai saat ini masih dianggap aman bagi anak usia 6 hingga 11 tahun di Indonesia adalah jenis Sinovac.

Advertisement

Vaksinasi anak, kata Penny, penting diwujudkan selain karena faktor risiko sebagai pembawa virus, usia anak juga sedang dihadapkan dengan kebijakan sekolah tatap muka.

“Periode anak SD dan lansia adalah dua segmentasi usia prioritas. Budaya kita mereka tinggal serumah bisa saling menularkan,” katanya dilansir antaranews.com.

Penny mengatakan vaksinasi COVID-19 bisa memberikan kepercayaan orang tua siswa untuk memberikan izin anaknya bersekolah tatap muka. ***

Advertisement
Lanjutkan Membaca