Connect with us

Kesehatan

9 Makanan Pencegah Stroke yang Efektif untuk Dikonsumsi

Avatar

Diterbitkan

pada

makanan pencegah stroke

Ilustrasi makanan yang mengandung omega-3 untuk mencegah stroke (Foto: Istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA: Mengonsumsi makanan sehat merupakan salah satu usaha untuk menjaga kesehatan. Menerapkan pola makan dengan baik dapat membantu mencegah dari berbagai penyakit, salah satu stroke. Mengonsumsi makanan pencegah stroke bisa menjadi upaya pencegahan yang mudah dilakukan.

Stroke adalah kondisi dimana penyumbatan aliran darah penuh oksigen yang bergerak menuju yang mengakibatkan gangguan otak. Ketika otak tidak menerima aliran darah penuh oksigen, maka sel-sel dan jaringan menjadi rusak dan mulai mati.

Penyebab seseorang mengalami sangat beragam. Salah satu yang bisa meningkatkan risiko stroke yakni makanan tidak sehat. Cara paling mudah untuk mencegah dan mengurangi risiko stroke adalah mengonsumsi makan sehat. Lalu, apa saja makanan pencegah stroke yang efektif?

Baca juga: 8 Makanan Penambah Darah, Baik Dikonsumsi untuk Cegah Anemia

Berikut beberapa makanan pencegah stroke yang telah faktualid.com rangkum dari berbagai sumber.

1. Ikan berlemak

Makanan pencegah stroke yang baik untuk dikonsumsi yaitu ikan berlemak. Ikan jenis ini memiliki kandungan omega-3 dan lemak yang berfungsi menghalau tumpukan kolesterol jahat (LDL) pada tubuh.

Advertisement

Kandungan omega-3 dilaporkan bisa merangsang kadar kolesterol baik (HDL). Sebab, risiko stroke akan semakin rendah jika kadar kolesterol baik (HDL) tinggi. Ada beberapa ikan laut yang sering disebut sebagai makanan pencegah stroke, diantaranya sarden, salmon, tuna, dan kembung.

Konsumsi jenis ikan ini setidaknya 2 kali dalam seminggu sebagai upaya agar terhindar dari stroke di kemudian hari.

2. Kentang

Untuk membantu menurunan tekanan darah, tubuh memerlukan potassium. Salah satu makanan yang menjadi sumber potassium yakni kentang. Satu kentang berukuran sedang beserta kulitnya bisa mencukupi 20 persen kebutuhan potassium harian.

Selain potassium, kentang juga mengandung banyak serat yang mampu menurunkan kolesterol dalam darah. Sehingga bisa mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke.

3. Alpukat

Makanan pencegah stroke berikutnya yaitu alpukat. Buah satu ini memiliki asam lemak omega-3 yang efektif dalam menjaga kesehatan dinding pembuluh darah. Selain itu, alpukat juga mengandung vitamin E.

Advertisement

Menurut sebuah penelitian, makanan kaya akan vitamin E bisa menunrunkan hingga 40 persen dari risiko gangguan pembuluh darah, temasuk stroke dan serangan jantung.

4. Jambu biji

Selain alpukat, makanan pencegah stroke lainnya adalah jambu biji. Buah berbiji ini kaya akan vitamin C yang dapat menguragi risiko stroke karena merupakan jenis antioksidan guna menangkal radikal bebas. Antioksidan diketahui dapat menurunkan risiko serangan stroke pada pria berusia 46 sampai 65 tahun.

5. Produk susu rendah lemak

Jenis susu ini dinilai mampu membatasi jumlah kalori, lemak, dan kolesterol. Beberapa jenis produk susu rendah lemak yang dapat dijadikan makanan pencegah stroke yaitu keju, susu, dan yoghurt. Ketiganya mengandung kalium, kalsium, protein, dan vitamin D.

Baca juga: Ada Tiga Gejala Stroke yang Perlu Diketahui

Pilihlah produk yang rendah lemak (low-fat) atau tak ada lemak sama sekali (non-fat) untuk menghindari lemak jemuk dan kolesterol berlebih. Selain bisa mencegah stroke, jenis produk susu bisa mencukupi vitamin dan mineral serta membantu mengendalikan berat badan.

6. Kacang mete

Makanan pencegah stroke lainnya adalah kacang mete. Tidak hanya lezat dan mudah ditemukan, kacang mete kaya akan magnesium yang bagus untuk kesehatan tulang, jantung, serta mencegah stroke. Kamu bisa memasukkan kacang ini sebagai topping pada roti, atau dimakan bersama yoghurt atau smoothie.

Advertisement

Selain kacang mete, memilih jenis kacang-kacangan seperti kacang kenari dan almond yang memiliki kandungan tinggi kalium, magnesium, dan serat sanggup membantu menstabilkan tekanan darah. Dengan begitu, risiko terjadinya stroke bisa dicegah.

7. Cokelat hitam

Dark Chocolate atau cokelat hitam merupakan salah satu makanan pencegah stroke. Cokelat hitam mempunyai kandungan flavonoid yang berfungsi sebagai antioksidan untuk menjaga kesehatan organ jantung dan mengurangi risiko stroke dengan kolesterol baik (HDL) di dalam darah.

Akan tetapi, jika hendak mengonsumsinya, pilihlah dark chocolate yang tidak mengandung banyak gula dan tidak dikonsumsi secara berlebihan.

8. Daging rendah lemak

Sebagian orang beranggapan untuk terhindar dari stroke jangan mengonsumsi daging. Padahal, makan daging masih diperbolehkan dengan syarat memilih bagian yang tidak berlemak atau rendah lemak. Hindari juga daging yang diawetkan.

Pasalnya, daging tersebut akan meningkatkan risiko tekanan darah tinggi karena biasanya kadar garam pada makanan yang diawetkan cukup tinggi.

Advertisement

9. Bayam

Makanan pencegah stroke yang terakhir yaitu bayam. Para ahli kesehatan menyarankan untuk mengonsumsi bayam setiap hari untuk mencegah terkena stroke. Hal ini karena bayam memiliki sejumlah kandungan antioksidan yang baik untuk jantung, menurunkan peradangan, dan mencegah penyakit kardiovaskular.

Kandungan antioksidan yang dimaskud adalah karotenoid, vitamin K, folat, kalsium, dan zat besi. Serat tinggi yang dimiliki bayam dianggap bisa menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke.***

Baca juga: 8 Makanan yang Tidak Boleh Dimakan Bersamaan, Salah Satunya Burger dan Kentang

Lanjutkan Membaca