Home Lifestyle 6 Manfaat Daun Jeringau, Dapat Mengatasi Gangguan Saraf

6 Manfaat Daun Jeringau, Dapat Mengatasi Gangguan Saraf

oleh Hana Chaniago
manfaat daun jeringau

foto ilustrasi: istimewa

FAKTUAL-INDONESIA: Apakah kamu mengetahui manfaat daun jeringau? Daun jeringau merupakan jenis tanaman rimpang yang memiliki daun seperti pita panjang dan berbentu mirip dengan rumput tinggi.

Jeringau memiliki aroma yang kuat dan khas sehingga sering digunakan untuk pengganti jahe dalam masakan. Tidak hanya itu, manfaat daun jeringai juga baik untuk kesehatan tubuh.

Meskipun lebih dikenal dengan manfaatnya untuk masakan, daun jeringai juga memiliki manfaat untuk mengobatin berbagai penyakit. Dilansir dari Food Science and Technology, daun jeringau memiliki kandungan, seperti:

  • Flavonoid
  • Senyawa alpha
  • Beta-asaron
  • Senyawa kimia monoterpene

Selain beberapa senyawa tersebut, daun jeringau juga memiliki bioaktivitas seperti antijamur, antiinflamasi, anticelluler, antioksidan dan beberapa bioaktivitas lainnya. Rebusan air jeringau juga sudah dimanfaatkan dalam pengobatan herbal sejak dahulu kala.

Berikut beberapa manfaat daun jeringau yang sudah faktualid.com lansir dari orami.co.id.

1. Meredakan Peradangan dan Demam

Manfaat daun jeringau yang pertama adalah meredakan peradangan dan demam. Efek topical minyak esensial yang ada pada daun jeringau ini ternyata mampu mengatasi nyeri dan peradangan pada otot serta sendi.

Oleh karena itu, daun herbal ini dapat digunakan untuk mengobati sakit kepala, peradangan sendi hingga asam urat. Selain itu, kandungan analgesik dan antipiretiknya juga dapat meredakan demam, sehingga berpotensi sebagai terapi anti nyeri secara medis.

Baca juga: 6 Manfaat Daun Singkil untuk Kesehatan, dapat Mencegah Kanker

2. Mengatasi Flu

Manfaat daun jeringau yang kedua adalah mengatasi flu. Hal ini karena tanaman ini dapat memberikan efek hangat bagi tubuh, sehingga efektif meredakan flu. Selain itu, sensasi hangatnya juga dapat menetralkan batuk dan rasa pegal.

Daun jeringau dapat digunakan sebagai inhaler. Caranya cukup mudah, kamu hanya perlu menumbuk daun jeringau hingga halus. Setelah itu tambahkan sedikit air panas, lalu oleskan campuran tersebut di sekitar hidung agar flu segera sembuh.

3. Mengobati Gangguan Saraf

Manfaat daun jeringau yang ketiga adalah mengobati gangguan saraf. Sebuah penelitian Journal of Scientific and Innovative Search, menunjukkan bahwa daun jeringau mengandung alpha-asarone, beta-asarone, dan eugenol.

Ketiga kandungan ini dipercaya dapat mengatur sistem saraf pusat pada penderita epilepsi. Oleh karena itu, tanaman ini banyak digunakan sebagai terapi epilepsi dan autis yang mengalami gejala kejang-kejang.

4. Menyeimbangkan Hormon

Manfaat daun jeringau yang keempat adalah dapat menyeimbangkan hormon. Kandungan minyak folatil dan antioksidan dalam daun jeringau ternyata juga mengatur produksi hormon lebih seimbang, sehingga suasana hati, libido, dan siklus menstruasi pun tetap terjaga dengan baik.

Akan tetapi, perlu diingat abhwa kamu harus mengonsumsinya dalam bentuk ekstrak dengan dosis yang sesuai agar manfaat yang sudah disebutkan dapat diperoleh dengan baik.

5. Menyembuhkan Luka pada Kulit

Manfaat daun jeringau yang kelima adalah menyembuhkan luka pada kulit. Ekstrak etanol dari daun jeringau dapat menghentikan pendarahan dan mempercepat penyembuhan luka pada kulit secara signifikan.

Ekstrak ini juga dapat mengembalikan sel dan jaringan kulit yang rusak karena luka tersebut. Ekstrak ini juga mencegah terjadinya infeksi pada luka dan mengurangi rasa nyeri yang disebabkan oleh luka tersebut.

6. Mengatasi Diabetes

Manfaat daun jeringau yang terakhir adalah mengatasi diabetes. Berbagai tanaman sering kali digunakan untuk mengatasi penyakit diabetes, salah satunya tanaman jeringau.

Sebuah penelitian dalam International Journal of Phytotherapy and Phytopharmacology, kandungan beta asarone dalam ekstrak daun jeringau dapat menurunkan kadar gula darah dalam tubuh serta kadar trigliserida dalam darah.

Ekstrak ini juga meningkatkan produksi insulin dalam tubuh. Aktivitas ini tentunya sangat baik untuk penderita diabetes atau kamu yang memiliki kadar gula darah yang tinggi.***

You may also like