Home Lifestyle 6 Makanan Pantangan Rematik, Hindari Mulai Sekarang

6 Makanan Pantangan Rematik, Hindari Mulai Sekarang

oleh Hana Chaniago
makanan pantangan rematik

foto ilustrasi: istimewa

FAKTUAL-INDONESIA: Apakah kamu mengetahui makanan pantangan rematik? Jika kamu didiagnosis menderita penyakit ini, maka tidak ada pengobatan tertentu yang dapat menyembuhkannya secara total.

Hal ini karena rematik adalah penyakit progresif, jadi mengelola kondisinya berarti mengobati gejalanya dan juga memperlambat perkembangannya.

Salah satu cara untuk mencegah gejala adalah dengan mengetahui dan menghindari pantangan rematik melalui makanan yang anda konsumsi.

Dengan menghindari makanan pantangan rematik, beberapa orang mengaku merasa lebih baik, dengan gejala rheumatoid arthritis yang lebih sedikit.

Pola makanan ini umumnya meminta penderitanya untu menghindari makan makanan tertentu yang dapat memicu peradangan, seperti lemak jenuh dan gula. Tidak hanya itu, salah satu pantangan rematik adalah makanan yang tinggi purin, yang dikenal sebagai pemicu asam urat.

Berikut beberapa makanan pantangan rematik yang sudah faktualid.com lansir dari orami.co.id.

1. Daging Merah dan Daging Olahan

Makanan pantangan rematik yang pertama adalah daging merah dan daging olahan. Dikutip dari Frontiers in Nutrition, makanan yang banyak diproses dan daging merah menunjukkan penanda inflamasi tingkat tinggi.

Sebuah penelitian yang dipublikasikan Journal of Arthritis and Rheumatism, juga menemukan bahwa daging merah biasanya memperburuk gejala rematik. Untuk itu, anda harus segera membatasi asupan daging merah dan daging olahan sebagai pantangan rematik.

Baca juga: 4 Resep Semur Daging Khas Indonesia, Favorit Kamu yang Mana?

2. Gula Tambahan

Makanan pantangan rematik yang kedua adalah gula tambahan. Jika anda mengidap rematik, maka pantangan rematik yang satu ini harus ada hindari. Gula tambahan dapat ditemukan dalam permen, es krim, soda dan banyak makanan lainnya.

Sebuah studi yang dilakukan oleh Brigham and Women’s Hospital, pada 217 orang dengan rheumatoid arthritis mencatat bahwa diantara 20 makanan, soda manis dan makanan penutup adalah yang paling sering dilaporkan karena memperburuk gejala rematik.

3. Makanan Olahan

Makanan pantangan rematik yang keempat adalah makanan olahan. Makanan ini diproses seperti makanan cepat saji, sereal sarapan, dan makanan yang dipanggang.

Makanan ini biasanya mengandung biji-bijian olahan, tambahan gula, pengawet dan bahan yang berpotensi menyebabkan peradangan yang semuanya dapat memperburuk gejala radang sendi dan rematik.

Penelitian yang dipublikasikan Autoimmunity Reviews, menunjukkan bahwa diet ala barat yang kaya akan makanan olahan dapat meningkatkan risiko rematik dengan berkontribusi pada peradangan dan faktor risiko seperti obesitas.

4. Minyak Nabati Tertentu

Makanan pantangan rematik yang pertama adalah minyak nabati tertentu. Diet tinggi lemak omega-6 dan rendah lemak omega-3 nyatanya dapat memperburuk gejala osteoarthritis dan rheumatoid arthritis, jadi merupakan pantangan rematik.

Meski lemak ini penting untuk kesehatan, namun rasio omega-6 dan omega-3 yang tidak seimbang di sebagian besar makanan dapat meningkatkan peradangan. Mengurangi asupan makanan tinggi lemak omega-6, seperti minyak nabati dan meningkatkan asupan makanan kaya omega-3.

5. Makanan Tinggi Garam

Makanan pantangan rematik yang kelima adalah makanan tinggi garam. Makanan tinggi garam yang menjadi pantangan rematik ini termasuk udang, sup kalengan, pizza, keju tertentu, daging olahan dan banyak item olahan lainnya.

Sebuah penelitian pada tikus yang dipublikasikan pada Yonsei Medical Journal menemukan bahwa radang sendi menjadi lebih parah pada tikus yang diberikan makanan tinggi garam dibandingkan pada mereka yang diberi makanan dengan kadar garam normal.

6. Alkohol

Makanan pantangan rematik yang terakhir adalah alkohol. Karena alkohol dapat memperburuk gejala radang sendi, siapapun dengan radang sendi harus membatasi atau menghindarinya.

Dikutip Arthritis Research and Therapy, telah dilakukan pada 278 orang dengan spondyorthritis aksial yakni arthritis inflamasi yang terutama memengaruhi sumsum tulang belakang dan sendi sakroiliaka ternyata menemukan bahwa asupan alkohol dapat meningkatkan kerusakan struktural tulang belakang.***

Baca juga: 6 Dampak Negatif Minuman Keras untuk tubuh, Hentikan Mulai Sekarang!

You may also like