Lifestyle

Menparekraf Sandiaga Uno Soroti Pelaksanaan Formula E di Ancol

Published

on

Menparekraf Sandiaga Uno (kiri) saat berkunjung ke Ancol, Jakarta, Sabtu (1/1/2022) menyoroti pelaksanaan Formula E oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kanan)

Menparekraf Sandiaga Uno (kiri) saat berkunjung ke Ancol, Jakarta, Sabtu (1/1/2022) menyoroti pelaksanaan Formula E oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kanan)

FAKTUAL-INDONESIA: Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekaf) Sandiaga Salahuddin Uno menyoroti pelaksanaan kejuaraan balap mobil Formula E di Ancol, Jakarta.

Sandiaga mengingatkan pelaksana yang pastinya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, penyelenggaraan Formula E, tidak bisa hanya evennya saja.

Menparekraf Sandiaga Uno mengemukakan, Formula E harus menjelma menjadi Otomotif Sport Tourism. Olahraga otomotif dan pariwisata, sehingga penekanan pariwisatanya juga harus ditonjolkan untuk dapat mendatangkan kegiatan ekonomi sekaligus membuka lapangan pekerjaan.

“Tapi harus ada pra-even harus ada, kegiatan-kegiatan seperti costum electrical show maupun juga pelibatan UMKM. Seperti kita menyiapkan Asian Games lalu,” kata Sandiaga saat meninjau wisata di Taman Impian Jaya Ancol, Sabtu (1/1/2022).

Sandiaga Uno meminta rencana penyelenggaraan Formula E harus diikuti rangkaian prakegiatan seperti Costume Electrical Show (kontes kendaraan listrik) hingga pelibatan kelompok usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Advertisement

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu mengatakan Formula E masuk dalam olahraga otomotif dan pariwisata, sehingga penekanan pariwisatanya juga harus ditonjolkan. Menurutnya, lewat prakegiatan sebelum bergulirnya Formula E itu dapat mendatangkan kegiatan ekonomi sekaligus membuka lapangan pekerjaan.

Gelaran balap mobil elektrik itu rencananya dihelat pada 4 Juni 2022 di Ancol. Ancol ditunjuk sebagai lokasi sirkuit Formula E setelah melalui kajian panjang Formula E Operations (FEO) sebagai wakil federasi otomotif internasional (FIA).

Kawasan Ancol dipilih karena merupakan tempat dinamis dan ikonik di DKI Jakarta. Selain itu dinilai tidak akan mengganggu prasarana jalan masyarakat yang lain.

Sandiaga mengatakan berbagai kegiatan yang akan berlangsung pada 2022 dapat menjadi sinyal kebangkitan ekonomi dan pariwisata, sesuai agenda Kemenparekaf: Tahun Kebangkitan.

“Otomotif Sport Tourism ini yang kita kerja samakan dengan IMI (Ikatan Motor Indonesia) dan lain-lain, bisa mendatangkan kegiatan ekonomi dan membuka lapangan kerja. Bagi saya tahun 2022 adalah tahun kebangkitan. Kita harus bersatu padu dan lihat secara keseluruhan bahwa kita harus Gercep (gerak cepat), Geber (gerak bersama),” kata dia.

Advertisement

Patuh Prokes

Seperti dipantau dari media antaranews.com, dalam kunjungannya ke Ancol, Sandiaga Uno mempersilakan warga berwisata menikmati libur Tahun Baru 2022, asalkan tetap patuh menerapkan protokol kesehatan (prokes) guna meminimalisasi potensi penularan COVID-19.

“Silakan berkegiatan pariwisata dengan bertanggung jawab,” katanya.

Saat meninjau Ancol, ia mengaku puas atas penerapan prokes yang dilakukan pengelola. Pengelola melakukan penyaringan (skrinning) baik sejak di pintu masuk kedatangan hingga di dalam area wisata/bermain.

Dari data yang diperolehnya, pada libur Natal tercatat sekitar 18 ribu wisatawan yang mengunjungi Ancol. Sementara pada Sabtu, sekitar 8 ribu pengujung memadati kawasan wisata tersebut.

Advertisement

Pengelola sengaja membatasi jumlah pengunjung agar tidak terjadi penumpukan dan kerumunan. Di samping itu, jam operasional hanya sampai pukul 14.00 WIB.

Sandiaga mengatakan melihat antusias masyarakat berkunjung ke Ancol saat libur Natal dan tahun baru 2022 menjadi sinyal kebangkitan pariwisata di tengah pandemi.

“Kita ingin mengingatkan masih di tengah pandemi. Jadi Prokes diperhatikan dan tadi saya melihat aplikasi PeduliLindunginya dipatuhi secara terintegrasi,” katanya.

Menurutnya, destinasi-destinasi wisata yang patuh terhadap Prokes dapat memperluas pelayanannya, namun kehati-hatian dan kewaspadaan mesti tetap di kedepankan.

Di samping itu, dalam pengelolaan tempat pariwisata diperlukan terobosan baru dan jangan menerapkan cara-cara yang lama. Perlu inovasi baru agar penularan COVID-19 dapat terus ditekan dan sektor-sektor perekonomian dapat berjalan beriringan.

Advertisement

“Kuncinya adalah penerapan kenormalan baru dalam kegiatan kita. Saya ingatkan bahwa terkendalinya pandemi berarti pulihnya ekonomi. Dan formulanya itu kalau kita taat dan patuh terhadap Prokes, angka penularan kasus baru bisa ditekan dan kita bisa berkegiatan dengan kewaspadaan,” demikian Sandiaga Salahuddin Uno. ***

Exit mobile version